Saturday, December 4, 2010

Bersyukur atas Nikmat ALLAH

Benar, kita harus bersyukur atas nikmat yang diberikan ALLAH kepada kita. ALLAH sangat Maha Pemurah dengan memberikan Udara maupun air yang gratis yang merupakan berkah dari ALLAH yang harus dan patut kita syukuri.

Kita harus senantiasa berusaha untuk berusaha mendekatkan diri kita kepada ALLAH. Caranya adalah dengan secara rutin mendengarkan Al Quran antara lain melalui Digital, dimana akan terasa sekali faedah dan manfaatnya yang kita bisa rasakan hari demi hari,  secara proses  untuk dengan izin ALLAH dapat mengenal ALLAH sebagai Pencipta dari dunia dan langit dan segala sesuatu  yang berada diantara keduanya melalui ayat dan firman ALLAH dari AL Quran. 

ALLAH dalam AL Quran juga menyatakan bahwa Al Quran itu mudah bagi kita untuk memahaminya. Rahasia dan kiatnya adalah kita harus secara rajin memahami ayat Al Quran ayat demi ayat dengan mendengarkan bahasa Arab maupun sekaligus membaca terjemahan Tafsirannya dalam bahasa Indonesia atau Inggris.

Memang sangat nikmat untuk merasakan kesempatan untuk dapat beriman dengan izin dan perkenan dari ALLAH Yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun.

Prosesnya tidaklah mudah melainkan harus kita yakini secara tekun dan kontiniu. Selain itu kita harus berusaha untuk menjauhkan diri dari setiap larangan yang diperintahkan oleh ALLAH untuk menjauhkannya.

Kita harus membangun tekad yang kuat dan memohon pertolongan kepada ALLAH melalui sholat kita termasuk sewaktu kita membaca Surat AL Fatiha. Sholat menurut Ustad yang seringkali memberikan ceramah dalam Pengajian di Mesjid Al Mukhlisin di Cipete Kompleks Deplu Cendrawasih adalah tiang agama.

Maka melaksanakan Sholat bagi orang muslim adalah sesuatu yang bermanfaat khususnya bagi individu yang melakukan Sholat tersebut. Segala sesuatu yang diperintahkan ALLAH adalah untuk manfaat kita agar tercegah dari melakukan perbuatan yang dilarang atau tidak disenangi oleh ALLAH.

Selain sholat kita juga diminta oleh ALLAH untuk mencari karunia ALLAH untuk dapat menghidupi isteri dan anak kita maupun diri kita selama kita masih mampu melakukan tugas mencari karunia dari ALLAH ini. Dikala aku telah berumur 59 tahun ini aku bersyukur kepada ALLAH masih diberi kesempatan untuk mencari karunia ALLAH melalui menjalankan profesiku sebagai Business Lawyer.

Insya ALLAH aku juga akan berusaha untuk memperbaiki perilaku dan tindakanku dengan banyak mendengar Ayat Al Quran agar hatiku menjadi tenang dan lembut, karena aku seringkali bertindak kasar. Caraku untuk menjadi lembut adalah banyak mendengarkan Ayat Al Quran melalui Digital.

Ajaib memang hatiku bisa menjadi terasa lembut dan kalau berbicara sepertinya ada yang menuntut supaya lebih lembut dan halus dan aku juga harus lebih memelankan nada suaraku karena menurut Al Quran suara keras seperti keledai adalah tidak bagus, khususnya bagi kita manusia.

Kita sebagai manusia tidak akan lepas dari sunatullah ALLAH mengenai bahwa manusia diciptakan ALLAH dari semula lemah, menjadi kuat kemudian lemah lagi. Berdasarkan ketentuan ALLAH ini, tentunya aku harus menjaga dan pandai memanage dan mengelola kesehatan, pola makan dan pola tidur maupun pola kerja kita serta olahraga.

Friday, October 1, 2010

Tekun, sabar, loyal, integritas

Kita memang harus tabah dan tekun didalam menjalankan kehidupan didunia nyata ini. ALLAH senantiasa mengawasi dan mengetahui keadaan dan masalah kita. Masing - masing dari setiap manusia mempunyai jalan cerita sendiri mengenai jatuh bangun didalam kehidupannya didunia ini. Yang penting kita harus senantiasa ingat kepada  ALLAH Sang Maha Pencipta.

Memang namanya juga manusia acapkali membuat kesalahan dan khilaf didalam kehidupannya. Tapi kita harus ingat bahwa umur dari kita sebagai manusia hanya ALLAH yang Maha Mengetahui kapan dan berapa lama kita diizinkan berada didunia ini. Jadi mumpung kita masih diberi kesempatan hidup oleh ALLAH,  kita harus senantiasa bergaul dan berteman dengan teman yang jujur dan saling menasehati terutama dalam kebaikan dan kejujuran. Kita harus tekun didalam menjalankan kehidupan kita ini. Insya ALLAH, pada saat  yang menurut ALLAH tepat, ALLAH akan memberikan jalan kemudahan kepada kita,  setelah kita jatuh bangun dan kadangkala terasa lelah dan hampir putus asa, namun kita harus yakin dan percaya kepada ALLAH bahwa ALLAH MAHA Melihat dan Maha Mendengar.

Dengan demikian janji ALLAH Sang Maha Pencipta adalah benar. Kita sebagai manusia diwajibkan untuk mencari karunia dari ALLAH untuk memenuhi kebutuhan kehidupan kita kepada diri kita, isteri kita anak kita dan keluarga kita dan memberikan manfaat kepada lingkungan kerja kita serta  bidang  usaha -kerja tempat kita berkarya dan mencari Karunia ALLAH termasih rezeki dari ALLAH.

Kita tidak boleh putus asa dari Rahmat ALLAH,  selama kita masih diberi kesempatan bernafas didunia maka selama itu pula harapan akan adanya pertolongan ALLAH akan datang. Yaqinlah akan hal ini, dan seringlah kita mendengarkan serta membaca Kitab Suci dari ALLAH untuk mendapatkan Rahmat, petunujuk dan pedoman hidup kita.  

Pertolongan ALLAH tidaklah dalam bentuk Paket yang besar dan lengkap,  malah seringkali berupa pertolongan jalan keluar dan rejeki permulaan yang harus kita diteksi, dan garap dengan baik serta berusaha untuk mengelolanya atau memanage-nya  secara baik khususnya dengan kerjasama  dengan kawan sekerja kita, sebagai suatu Team Work yang Utuh, karena selama kita berbentuk  manusia menurut pengalaman saya kita tidaklah bisa jalan sendiri, melainkan harus berinteraksi dan bekerjasama dengan orang lain yang seirama dan mempunyai Chemistry yang sama dengan kita yaitu antara lain  kejujuran, integritas dan ketekunan serta saling melengkapi sesuai profesi dan keahlian masing-masing.

   Kita harus percaya bahwa ada saatnya kita akan ditemukan  oleh ALLAH Sang Maha Pencipta dengan kawan kerja dan kawan bisnis professional yang seirama dalam irama kerja dan kejujuran, ketekunan, disiplin dan yakin adanya ALLAH Sang Maha Pencipta kehidupan ini setelah pencarian dalam waktu yang lama denga segala jatuh bangunnya. .       

Kita harus lah belajar dan menekuni bidang apa yang kita diberikan bakat oleh ALLAH dalam menjalankan kehidupan didunia ini. Memang proses pencarian bakat dan bidang apa yang harus kita pilih dan tekuni memerlukan perjalanan panjang dengan jatuh dan bangun,  malah adanya kadangkala ada rasa putus asa. Namun percayalah bahwa ALLAH Sang Maha Pencipta senantiasa melihat tindak tanduk dan usaha serta semangat kita maupun perasaan sedih, duka, gelisah, ragu2 dan senang, gembira, yakin, percaya diri kita dan seterusnya....  
 
Kita perlu pandai mengelola kesehatan badan baik phisik, mental, spiritual,  intelektual kita, agar kita dapat jalan seimbang dengan keseimbangan alam yang diciptakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta. Dengan  kita bertekun dengan cita-cita kita didalam menenulusiri kehidupan kita, Insya ALLAH dengan izin ALLAH , kita akan dibuatkan jalan oleh ALLAH yang mudah setelah mengalami segala kesulitan, karena usaha adalah tugas kita namun Hasilnya adalah Karunia dan ketetapan  dari ALLAH sebagai cobaan, hadiah malah kadangakala hukuman......dimana kitalah yang harus mendeteksi jatuh keruangan mana hasilnya,  jika kita hendak mengamatinya...wasalam    

Friday, September 3, 2010

Taatilah ALLAH dan Rasul

Benar, "kita dengar" dan "kita taati". Bahasa ARabnya "Samina wa tana"
Dengan kita mengikuti perintah ALLAH dan menjauhi larangan ALLAH maka terasa bahwa kita sedang menuju jalan yang lurus sesuai dengan tuntunan ALLAH dan Rasul. Kehidupan ini hanya ada karena memang diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta.  Memang keimanan haruslah dibangun melalui suatu proses jatuh dan bangun dimana pada akhirnya kita dapat membandingkan perasaan bagaimana jika kita mentaati ALLAH dan Rasulnya dan bagaimana perasaan kita jika kita menjauhi perintah maupun melanggar larangan ALLAH.

Mumpung masih ada sisa beberapa Hari dalam Bulan Ramadhan ini, kita sebagai umat muslim  harus benar2 bisa berusaha memanfaatkan sisa hari yang tersedia dalam  Bulan Suci ini untuk Insya ALLAH dapat meraih rahasia ibadah puasa yang diperintahkan ALLAH kepada kita, karena belum tentu ada jaminan bahwa kita masih ketemu bulan suci Ramadhan tahun depan.

Rasanya kangen dan rindu dengan bulan puasa ini, dan kita merasa sedih karena bulan Suci Ramadhan ini hampir meninggalkan kita. Kita suka menyesal kenapa kita seringkali meninggalkan perintah ALLAH dan melanggar larangan ALLAH dan RasulNYA. Namun kita beryukur kepada ALLAH kita masih diberikan kesempatan oleh ALLAH untuk memperbaiki diri kita pada bulan Suci Ramadhan ini. Kita harus berusaha untuk menumbuhkan rasa keimanan kita akan adanya ALLAH yang senantiasa mengawasi kita dimanapun kita berada.  

Terasa bahwa dengan kita banyak mendengarkan Al Quran, melalui Digital Al Quran misalnya, ada perbaikan mendasar pada Qalbu kita, yang tadinya kita berhati kasar, tidak sadar dan terasa, akan menjadi lembut hati kita sebagai hasil buah dari seringkali secara konsisten dan bersungguh-sungguh mendengarkan ayat Suci Al Quran dan membaca artinya, secara berulangkali. 
ALLAH banyak menyatakan dalam Al Quran bahwa AL Quran itu mudah bagi mereka yang mau membuka diri untuk membaca dan mempelajari, karena adalah jaminan ALLAH untuk memberikan isi kepada diri kita/dada kita, untuk dapat secara mudah mencerna makna isi dari kandungan Al Quran ini.

Yang penting kita menguatkan niat kita secara konsisten dan bersungguh untuk memohon ampun, dan bertobat dan berusaha untuk memperbaiki diri kita mengisi bathin kita dengan peringatan, kabar gembira dan petunjuk dari Al Quran sebagai sarana untuk mengeluarkan kita  dari kegelapan menuju penerangan cahaya siraman rohani melalui lantunan Al Quran ini.

Kita bukanlah orang yang lepas dari kesalahan dan dosa, namun ALLAH senang jika kita berusaha untuk mensucikan diri kita dan kembali kepada jalan lurus yang diberikan ALLAH melalui petunjuk, peringatan dan kabar gembira dari AL Quran.

Friday, July 2, 2010

Meningkatkan Kesadaran

Kita sebaiknya berusaha untuk meningkatkan kesadaran kita.Kesadaran apa ya? ya tentunya kesadaran bahwa kita nyata berada didunia karena izin dan kehendak dari ALLAH sebagai Pencipta kita.Kita harus bersyukur kepada ALLAH setiap saat dalam sisa kehidupan kita

Sunday, June 20, 2010

Mengenal ALLAH

Yah tadi subuh di Mesjid ceramahnya adalah Marifat atau kata dasarnya arif. urf, taruf, tarif,araf,tarifa. Tentunya kata tersebut adalah bahasa arab. Jika sering mendengarkan Digital AL Quran, kadangkala kita bisa mengerti hal ini karena kata dasar satu namun bisa berubah dari rif menjadi ruf  terkait bahasa Arab ini. Memang sangat menarik jika kita membiasakan diri untuk secara ritun mendengarkan Digital AL Quran dimana sambil mendengerkan bahasa Arab dari Al Quran kita sekaligus membaca terjemahannya tafsir dalam bahasa Indonesia atau Inggris, sehingga kita terbiasa mendengarkan bahasa arab di kuping kita.

Kembali ke topik semula, menurut Ustad Furqon pengertian dari arif ini  mempunyai berbagai arti tergantung dari konteks pembicaraannya. bisa berarti mengetahui, mengenal, mengakui. Yang jelas diperlukan suatu renungan yang dalam atas pemahaman atau bacaan kita atas sesuatu hal.

Menurut beliau hal ini adalah penting dan memerlukan suatu proses dengan melibatkan rasa, pengetahuan ilmu, kesadaran kita berusaha untuk mampu menandai sesuatu secara mendekati makna melalui tanda-tanda yang kita dapat rasakan.Yang dapat saya resap  dari penerangan Ustad adalah bahwa kita harus berusaha memulai segala sesuatu dengan berusaha melibatkan ALLAH sebagai Maha Pencipta didalam melaksanakan sesuatu didunia ini. Menurut Ustad Furqon AL Faruqi yang adalah IR dari ITB kita mendasarkannya kepada Surat Al Alaq. Dimana kita membaca dengan nama ALLAH dan menyertakan ALLAH. Semua sumber makna haruslah kita kembalikan kepada ALLAH sesuai dengan konteksnya. Kita sebagai Umat Muslim tentunya mendasarkan pada sumbernya yaitu AL Quran dan hadist. 

Menurut Ustad asal makna AL Quran bukanlah adat istiadat Arab, karena pada kenyataannya isi dari Al Quran adalah untuk memperbaiki Akhlak dari bangsa Arab jahiliah dizamannya Nabi Muhammad.S.A.W. Jadi bukan keturunan yang ditekankan melainkan adalah Akhlak manusia yang harus diperbaiki. 

Nah kembali kepada topik pembicaraan kita, Ustad Furqon melakukan pendekatan lewat Metode membaca sesuai dengan Surat AL LAQ .  Dengan membaca secara benar, kita akan mendapatkan atau merasakan adanya indikasi kita mulai mengenal ALLAH sebagai Pencipta kita. Proses untuk memahami atau memaknai sesuatu secara benar melalui proses perasaan, ilmu, pengkajian, kesadaran akan menemukan suatu kesadaran berdasarkan suatu perenungan yang tentunya harus mendasarkan kepada Petunjuk dari ALLAH. Itulah sebabnya kita setiap sholat  dalam bacaan AL Fatiha kita meminta untuk diberikan Huda atau petunjuk dari ALLAH  Yang Maha Pengasih

Memang senang  mendapatkan pencerahan dari seorang yang wawasannya luas. Kita dipaksa untuk berpikir dan merenung secara kritis dan positif. Kita tidak boleh berprasangka salah kepada ALLAH karena kekurangan pahaman kita. Untuk hal tersebut kita harus senantiasa berusaha untuk menyertakan ALLAH dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bagi diri kita masing-masing kadangkala kita dapat merasakan kehadiran pertolongan ALLAH dalam keadaan kita telah benar-benar kepepet,  dimana bagi orang yang tidak lagi bekerja sebagai karyawan yang berpenghasilan tetap tentunya adalah masalah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Misalnya jika kita membutuhkan pekerjaan dari Customer kita,  kita dapat merasakan adanya rejeki pekerjaan yang kita tidak duga-duga datang dari Customer yang kita tidak sangka-sangka. Tadinya kita mengharapkan dari Customer atau calon Klien yang kita sedang berhubungan mencari Proyek bersama misalnya, namun  ternyata pada kenyataannya seringkali datangnya justru dari sumber Customer yang kita tidak duga sebelumnya.

Disinilah kita seringkali dapat merasakan atau mengindikasikan adanya Pertolongan dari ALLAH didalam memberikan kita rejeki yang diperoleh melalui Customer atau Klien kita ini yang mendapat sumber informasi mengenai profesi kita dari kawan kita yang pernah berhubungan dengan kita.  Namun perlu kita sadari bahwa pertolongan dari ALLAH biasanya adalah pertolongan pembukaan pertama, dimana selanjutnya kita sendiri sebagai manusia harus berusaha untuk melakukan pemeliharaan baik dalam memberikan service yang bagus dan cepat jangan basi, maupun cara berkomunikasi kita harus kita tata sedemikian rupa sehingga tidak merusak hubungan komunikasi dengan Customer kita.

Demikian proses kesadaran untuk mengenal batasan mana Pertolongan dari ALLAH dan batasan mana manusia harus berusaha dapat kita indikasikan dan rasakan dalam kesadaran keseharian kita berjuang untuk mencari karunia ALLAH selama kita dizinkan ALLAH  berada didunia yang sementara ini untuk kemudian kita akan meninggalkan dunia ini jika ALLAH telah memanggil kita untuk selanjutnya kita menanti kehidupan di AKHIRAT yang lebih Kekal dan Abadi sesuai dengan tuntunan dari AL Quran sebagai pedoman hidup kita bagi yang menganut agama Islam.  

Kita harus menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat ini, agar kita jejak didunia namun jangan lupa bahwa dunia ini hanya sementara dan merupakan sawah kita untuk menuju kehidupan selanjutnya di Akhirat. Kesadaran ini harus kita pupuk dan tanam dengan salah satu cara  bagi umat Islam adalah sering mendengarkan Digital AL Quran dan mendengarkan ceramah dari para ustad dekat mesjid rumah kita  agar kehidupan kita dalam mencari karunia ALLAH dibuat sadar oleh ALLAH melalui petunjuk dan bimbingan ALLAH.  .        

Saturday, May 22, 2010

Waduh Enak banget Punya Blog

Benar nih, enak banget punya Blog sehingga kita bisa menulis untuk kita jadikan teraphi kesehatan mental dan jiwa kita. Rasanya plong deh setelah menulis di Blog aku ini. Aku juga heran kenapa bisa begitu. Yang jelas dengan kita senang menulis di Blog kita kita juga akan melatih ketrampilan kita untuk mengetik dan sekaligus menulis. aku sudah lama juga tidak berkunjung  ke blog AGUNGSS BLOG UNEG2.

Soalnya kalau blog di Blogger dot com kita bisa pasang Iklan Adsense Indonesia. Siapa tahu dapat meraih pundi. Yang penting kita senang menulis di Blog dimana bagi ku pribadi aku bisa merasakan plong dan lega setelah melakukan penulisan tersebut. Lumayan ada jalan keluar menghilangkan kepenatan cara berpikir.

Karena kita seringkali merasakan kebuntuan dalam berpikir sehingga kita memerlukan suatu wadah dimana kita bisa mengeluarkan segala pikiran yang ada dalam diri kita. Selanjutnya yang enak adalah jika kita iseng2 baca tulisan kita lumayan banyak juga sudah tulisan kita di Blog kita ini. 

      Memang banyak sekali cara untuk dapat ditempuh agar hidup kita bisa bermakna dan berarti khususnya untuk diri kita sendiri dulu deh sebelum ada gunanya untuk orang lain.  Begitulah hidup itu terserah kepada diri kita mau dikemanakan diri kita ini. Yang jelas masing-masing individu haruslah dapat menemukan jalannya sendiri untuk dapat tetap survive dan menemukan kiat untuk dapat sehat baik mental, phisik, spiritual. 

Jika kita telah mencapai suatu tahapan umur tertentu, kita sebaiknya belajar dari segala macam kehidupan yang ada didunia ini baik yang gembira maupun yang sedih.Bagiku pribadi dengan kita menulis di Blog ini dapat merupakan therapi bagi kesehatan diri kita, karena kita bisa melepaskan segala macam pikiran dan perasaan yang ada dalam diri kita dengan bebas namun tetap bertanggung jawab.    

Kuatkan Tekad Iman

Iman itu memang naik dan turun. Namun dari pengalaman kita kita bisa memaksakan terhadap diri kita untuk mau meningkatkan diri kita untuk merasakan kenikmatan iman, dengan cara mau mendengarkan Al Quran dan secara perlahan melihat terjemahannya. Jika kita memiliki Digital AL Quran, saya rasakan hal ini lebih mudah karena bisa kita ulang 9 kali setiap 1 (satu) ayat yang kita baca.  Dengan jalan mendengarkan Digital Al Quran dapat menumbuhkan rasa keimanan didalam qalbu dan hati kita.

Ingatlah bahwa pintu tobat dengan memohon ampun kepada ALLAH atas kesalahan kita terbuka selebar2nya selama kita masih hidup dan roh belum sampai dikerongkongan kita. Mengingat kita tidak tahu kapan dan berapa lama kita diberikan kesempatan untuk berada didunia ini oleh ALLAH sebagai yang menciptakan kehidupan dan kematian ini, serta kebangkitan, alangkah baiknya jika kita pergunakan sisa kehidupan kita untuk berusaha untuk mendekatkan diri kepada ALLAH sebagai akhir tujuan perjalanan kita.

Jika kita membaca Al Quran kita seringkali membaca bahwa kita semua akan kembali kepada ALLAH. Baik kita ingkar atau kita tunduk kepada ALLAH, tetap saja kita pada ujungnya akan kembali kepada ALLAH. ALLAH adalah yang memberikan petunjuk dan hidayah kepada kita sesuai dengan kehendak ALLAH  Namun usaha adalah dari diri kita untuk berusaha mempertahankan keimanan kita kepada ALLAH dengan meningkatkan ketaqwaan kita kepada ALLAH.

Maka rajinlah kita khususnya pada malam hari jika kita mau tidur pasang Digital AL Quran dengarkan secara baik dan bacalah terjemahan Bahasa Indonesianya maupun Bahasa Inggrisnya nanti Insya ALLAH jika diizinkan oleh ALLAH,  kita akan merasakan faedah dan pengaruhnya terhadap jiwa kita untuk merasakan kelezatan kenikmatan iman.

Memang rasa keimanan itu bisa naik dan turun, namun diri kitalah yang dapat membangkitkan rasa keimanan tersebut karena usaha dan ikhtiar adalah ada pada diri kita dan bukan diluar diri kita. Kita memohon kepada ALLAH untuk bertobat dan mohon maaf atas kesalahan yang kita lakukan baik secara sengaja maupun tidak dan mohon untuk dapat merasakan kelezatan keimanan kepada ALLAH.

Jika kadakala kita tergoda dan khilaf melakukan kesalahan, bersegeralah untuk minta  ampun kepada ALLAH dengan memohon ampun dan tobat dan mohon untuk dihindari dari kecenderungan mengikuti hawa nafsu untuk melakukan perbuatan yang tidak disenangi oleh ALLAH. Tuntunan atas hal ini adalah  tertuang dalam kitab suci AL Quran bagi kita yang menganut agama Islam.

  • Terdapat firman ALLAH dalam Surat AL Quran Ali Imran 135 :
  • Artinya : orang yang memperoleh kebahagiaan ialah orang yang apabila terlanjur melakukan keburukan (perbuatan keji) atau menganiaya diri sendiri, lalu segera ingat kepada ALLAH kemudian memohon ampun kepada ALLAH dari dosa mereka dan tidak meneruskan perbuatan keji tersebut.
  Dengan demikian kita tidaklah boleh berputus asa dan merasa tidak akan diampuni dosa kita oleh ALLAH, selama kita mau berusaha untuk sadar dan segera ingat kembali kepada ALLAH untuk bersegera tobat dan mohon ampun kepada ALLAH karena hanya ALLAH yang mempunyai kapasitas untuk mengampuni dosa kita.

Friday, May 21, 2010

Mandiri ada Konsekwensinya

Yang penting kita menulis saja deh. Hampir 12 Tahun semenjak Juni 1998 aku merdeka mandiri dengan tidak mempunyai atasan karena aku buka kantor sendiri atau self employed. Memang nikmat merdeka itu. Saya  sewaktu permulaan  merdeka umurku sudah 47 tahun jadi relatif masih kuat secara phisik namun juga sudah mendekati umur 50 tahun. Kini setelah 12 tahun merdeka dan mandiri aku hampir mencapai 59 tahun. Waduh sudah berumur ya. Nah karena kini sudah mendekati umur 60 an tentunya badan kita harus benar kita jaga untuk dapat tetap sehat mengingat urat-uratnya sudah mulai kaku jika kita tidak pandai2 menjaga tubuh phisik kita.

Merdeka dan mandiri sih memang enak bayangin selama 12 tahun aku tidak ada yang memerintah secara boss, namun lebih kearah hubungan antara Lawyer dengan Klien. Hal ini adalah karena aku bergerak dalam pemberian Jasa Hukum terkait dengan aspek bisnis di Indonesia. Karena konsekwensinya tidak ada boss, maka tentunya aturan mainnya adalah sepenuhnya tergantung dari kita, dimana kita bebas dan tidak terikat oleh ketatnya jam kantor.

Namun dengan kini telah berumur hampir 59 tahun, aku mulai harus pandai mengelola kehidupan menjelang  aku memasuki umur tua. Hal ini tidak bisa kita cegah melainkan harus kita hadapi. Pengalaman kerja baik secara profesi Hukum Bisnis maupun secara mandiri sudah aku alami dan menjalankan secara nyata selama hampir 12 Tahun semenjak Juni 1998.  Memang kadangkala aku aku pikir nekad juga ya, karena bulan Juni 1998  adalah mulainya Indonesia terkena badai krisis ekonomi. Namun karena waktu tersebut sudah diputuskan untuk merdeka dan mandiri aku jalankanlah terjun dalam dunia baru penuh dengan eksperimen dan terjun bebas tanpa adanya kepastian income yang tetap.

Memang hidup ini harus kita jalani saja mengikuti alur perjalanan hidup kita, dimana masing-masing individual adalah bebas untuk memilih gaya hidup yang diingini dalam mencari nafkah kehidupan ini. Begitulah kehidupan mandiri aku jalankan selama 12 tahun ini, dimana kini aku sudah hampir memasuki akhir dari Umur Level 50-an memasuki Umur 60-an.

2 minggu terakhir ini aku merasakan sakit pinggang dibawah pinggang belakang kanan  yang aku rasakan nyeri baik di kaki kanan betis maupun bawah pingga kana belakang. Hal ini dimulai dari salah gerak menunduk sehingga terasa seperti kecetit urat pinggang belakang bawah tersebut. Aku sih sudah pijat 3 kali dan melatih gerakan kaki sambil tiduran supaya lemas otot uratnya. Karena aku mandiri tentunya tidak ada fasilitas pengobatan dari perusahaan sehingga aku harus benar berjuang untuk tidak sakit, sehingga aku berusaha keras melakukan latihan terapi gerakan kaki sambil tiduran menghadap atas supaya aku bisa menggerakan kaki seolah lari namun dengan posisi tiduran menghadap keatas diatas tikar yang keras.

Memang segala sesuatu ada plus dan minusnya. Sewaktu aku kerja sebagai pegawai Legal Counsel di Perusahaah besar seperti PT Freeport Company selama 5 tahun 1993 sampai 1998,  maupun Vico Indonesia ( Huffco Indonesia) selama 5 tahun 1985 hingga 1990, segala fasilitas dokter dan rumah sakit ditanggung oleh kantor  atau perusahaan dimana aku bekerja.

Namun semenjak bulan Juni 1998 hingga sekarang aku harus menanggungnya sendiri sehingga aku dipacu untuk berjuang supaya hidup pola sehat dengan berusaha untuk  rajin jalan kaki secara teratur untuk menjaga kondisi badan kita. Dengan demikian konskewensi dari kita bebas merdeka dan mandiri dalam mencari nafkah, adalah harus dipacu untuk menjaga kesehatan secara teratur agar tidak sakit.     

Memang hidup itu adalah pilihan dimana kita harus menannggung segala konsekwensi dari pilihan hidup kita itu. Memang merdeka dan mandiri enak, namun disisi lain kita juga harus lebih berusaha keras untuk menjaga kesehatan badan kita. Beginilah sekilas cerita singkat pengalamanku menjalankan hidup merdeka dan mandiri hampir 12 tahun semenjak Juni 1998.     

Thursday, May 20, 2010

Pertempuran antara kebaikan dan keburukan

Ya, didalam diri setiap manusia nampaknya senantiasa akan ada perang tanding dan tarik menarik antara kekuatan kebaikan dan keburukan. Si "manusia itu"  sendiri yang harus berusaha keras untuk melawan hawa nafsu yang godaannya sangat tinggi. Hawa Nafsu ini dapat berupa antara lain hawa nafsu untuk meraih kekayaan, pangkat, pengaruh, kekuasaan, wanita.




Kita harus dapat membedakan antara hawa nafsu yang tanpa kendali dengan hawa nafsu yang dirahmati oleh ALLAH. Dimanakah letak dorongan ambisi dan keinginan untuk meraih cita-cita kita untuk mencapai sesuatu dan hawa nafsu keserakahan mengejar sesuatu yang dinginkan dengan segala macam cara dihalalkan atau diperbolehkan. Kalaulah harta yang dikejar, maka segala jalan untuk mendapatkannya akan dilakukan, tanpa mengenal batas melanggar hak kepunyaan orang lain atau kepentingan orang lain. 

Jika itu menyangkut kekuasaan maka segala sesuatu cara dilakukan untuk dapat meraih kekuasaan itu, kalau perlu mengorbankan orang lain untuk dapat meraih kekuasaan tersebut. Jika orang tersebut ingin mempunyai pengaruh maka segala cara diterobos baik itu menyinggung dan melanggar kepentingan dan perasaan maupun hak orang lain.Orang yang sudah dirasuki dengan hawa nafsu keserakahan akan melakukan itu semua dengan segala macam cara termasuk kalau perlu dengan melakukan penyuapan dan penyogokan  agar kemauan keserkahan akan pengaruh tersebut tercapai

Kalau terkait dengan hawa nafsu yang bersangkutan dengan syahwat, maka goodaan akan hawa nafsu syahwat ini seringkali dilanggar bukan kepada orang lain saja  melainkan perang tanding untuk memenuhi syahwat  dorongan birahinya sendiri, melawan bisikan hati yang tidak membolehkan kita untuk mengikuti pemenuhan hawa nafsu birahi tersebut. 

PENDITEKSIAN  :

Dalam diri kita, kita dapat mendeteksi dalam bidang hawa nafsu mana yang sangat mendorong diri kita, dimana bisikan kebaikan untuk tidak melakukan keserakahan tersebut kalah untuk kita dengarkan atau patuh mengikuti bisikan tersebut. Yang muncul biasanya setelah kita melakukan dan mengikuti hawa nafsu yang tak terkontrol tersebut adalah rasa penyesalan yang mendalam.  Hal yang paling parah adalah jika bukan rasa penyesalan yang muncul melainkan kebanggaan kenikmatan melakukan hawa nafsu tersebut, karena telah ditutupi bisikan hati kita karena telah kebanyakan pengabaian kita untuk mendengarkan dan mengikuti bisikan kebaikan dari hati kita tersebut.    

Kalau istilah dalam agama kita telah kalah dengan bisikan syetan karena telah seringkali mengabaikan bisikan kebaikan dari hati bersih kita. Dalam kehidupan kita sehari-hari kita seringkali menghadapi perang tanding antara bisikan hawa nafsu yang tidak diberi Rahmat ALLAH dengan bisikan kebaikan yang terdapat dalam hati kita.

PILIHAN ADA SEPENUHNYA PADA KITA.

Tinggal kita mau  mendekatkan diri pada kegiatan yang dapat menumbuh kembangkan Hawa Nafsu yang tak terkendali ataukah kita memaksa diri kita untuk mau mendengarkan kitab suci AL Quran dengan segala petunjuk, berita gembira, obat, nasehat, peringatan yang diwahyukan oleh ALLAH kepada Nabi melalui Malaikat  Jibril untuk bagaimana semestinya hidup dengan jalan yang lurus yang diberikan oleh ALLAH yaitu jalan yang telah ALLAH beri kenikmatan  dan bukan orang yang dimurkai  dan orang yang sesat.

Sebagai manusia kita seringkali khilaf  maupun tidak luput  dari kesalahan mengikuti hawa nafsu, namun kalau bisa kita sebaiknya dapat  menumbuh  kembangkan rasa penyesalan dan bertobat untuk tidak mengulangi perbuatan yang dilarang oleh ALLAH dan mengikuti dan mentaati apa yang diperintahkan oleh ALLAH baik dalam Kitab Suci NYA maupun bisikan hati kita dengan memoles hati kita dengan seringkali mengingat dan membesarkan nama ALLAH agar  mendung atau tertutupnya hati kita dari Cahaya ALLAH dapat kita kembalikan untuk mendapatkan pencerahan guna meraih ketenangan Jiwa  sebagai hasil dari kepatuhan kita untuk memohon ampun kepada ALLAH dan berusaha untuk membangun rasa keimanan dan ketaqwaan kita.        

Saturday, May 8, 2010

Salah Urat Salah Posisi Sakit Pinggang

Yah, kurang lebih seminggu lalu saya nyapu pakai sapu lidi, namun tidak ada gagangnya sehingga pada suatu posisi tertentu, ternyata rasanya kayak kesetrum sekujur tubuh dan langsung pinggangku sakit.Waduh benar2 sakit rasanya pinggangku. Aku jadi tidak bisa bangun dari tempat tidurku. Aku telepohone isteriku, dan langsung dibawa siang harinya ke tukang pijat dibilangan cipete. Namun untuk naik kendaraan mobil saja sudah susah banget. Rasanya nyeri dan sakit tuh pinggangku. Waduh aku kemudian dipijat dan dibilangin bahwa terjadi perputaran urat pinggangku. wah sakit benar, dipijatnya.

Setelah aku pijat, aku ditelepon salah satu Customerku untuk rapat, dan aku menghadiri rapat tersebut pada malam hari, namun dengan rasa sakit pada pinggangku tersebut. Sehingga untuk minum kopipun rasanya tidak bisa mengambil dari meja, sehingga dibantu oleh Customerku.

Aku pada malam harinya sewaktu tidur, sama sekali engga bisa menggerakan tubuhku. Mau bergerak susah sekali. Begitu pula sewaktu aku mau turun dari tempat tidur benar-benar merupakan perjuangan tersendiri untuk bisa mencapai suatu posisi untuk bisa duduk. Begitu bisa dudukpun, sangat sukar sekali untuk bisa bangun berdiri. Sehingg perlu dibantu oleh isteriku untuk bisa berdiri. Wah, besoknya aku pijat lagi, dimana sakit banget dipijat bagian pinggang maupun bagian tempat bertemunya daging dan tulang pinggangku maupun tempat kedudukanku.

Pada malam harinya ternyata aku juga masih sukar sekali untuk berubah posisi dari satu posisi keposisi lain. Sungguh nikmat rasanya jika kita sehat dan bebas dapat bergerak atau mengerakkan badan kita tanpa adanya rasa sakit.  Jika kita sudah berada disatu poisisi duduk misalnya, untuk 5 menit, maka untuk dapat menggerakan dan merubah posisi duduk kita untuk berdiri, benar2 sangat sukar dan sangat terasa sakit sekali. Yah ini mungkin terjadi karena ada salah urat yang menyebabkan memar dan bengkak urat kita disekitar pinggang dan tempat kedudukan kita.

Untuk menghilangkan rasa sakit, aku minum Ponstan, sehingga lumayan rasa sakitnya berkurang. Waduh badan kita ini ternyata kalau salah urat atau posisi, bisa menyebabkan memar untuk diletakkan pada posisi semula, sehingga kita harus bersyukur kepada ALLAH jika badan dan tubuh kita yang terdiri dari tulang, urat dan syaraf bisa berfungsi dengan benar.      

ALLAH berfirman dalam surat  Al Muminuun 23 ayat 12 - 14
  •  "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun (23) : 12-14).
Dengan demikian, jika kita mengalami salah urat pada pinggang kita,  dimana juga terletak adanya Tulang Belakang, dimana pada setiap ruas tulang belakang tersebut ada alat sambungnya, dan juga terdapat syaraf, kita benar-benar harus mengenal cara kerja tubuh kita khususnya terkait dengan Urat yang terdapat pada daging, yang menyambung pada tulang pinggang/pinggul, sehingga kita harus benar menjaga kesehatan tubuh kita, dan juga menjaga posisi bergerak khususnya jika kita telah menginjak usia  diatas 50-an, karena urat kita sudah tidak se-elastis sewaktu kita masih muda.

Setelah dipijat ketiga kalinya, ALHAMDULILLAH, aku sudah mulai dapat bergerak dari tempat tidur keposisi duduk, dimana memang membutuhkan waktu proses pemulihan atas urat pinggang kita yang mengalami memar akibat salah menggerakan posisi badan kita. 

ALLAH MAHA Kuasa Yang Telah Menciptakan manusia dengan kelengkapan darah, daging, tulang dan syaraf.  Kita harus menjaga kesehatan tubuh kita selama roh dan jiwa kita masih diberikan kesempatan untuk berada ditubuh kita yang diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta.  Sehat itu memang mahal, namun kita kadangkala kurang bersyukur, karena semua diberikan gratis oleh ALLAH kepada kita, dan kita baru sadar  akan kenikmatan sehat ini, termasuk kesehatan tubuh, urat, daging, tulang , syaraf , setelah kita mengalami sakit atas badan kita tersebut. 

Menurut Ustad, Nabi Muhammad S.A.W.  bersabda bahwa sakit itu juga menghapus dosa kita. Insya ALLAH. Amien.        

Sunday, April 25, 2010

Bebas Menulis

Betul, di Blog ini aku bebas menulis, tentunya dengan menjunjung tinggi kode etik penulisan. Memang dengan kita membuat blog maka kita dapat dengan bebas kapanpun jika kita mau menulis di Blog kita ini. Dengan kemerdekaan untuk menulis ini maka kita bisa dengan cepat menulis apa yang ada di pikiran maupun hati kita untuk kita kemukakan dalam Blog ini.

Yah yang penting dengan bebas menulis,  dapat kita jadikan medan pelatihan bagaimana kita bisa menulis di Blog ini dengan bebas dan bertanggung jawab. Memang sudah menjelang 12 tahun  aku bebas mandiri tidak bekerja dengan suatu organisasi apapun. Namun pada kenyataannya aku juga memerlukan uang untuk dapat hidup sehingga aku harus memutark otak, bagaimana aku bisa menghasilkan adanya uang untuk dapat bertahan hidup ini. Keahlian dan sekaligus hobi apa yang aku dapat jual dan laku yang dapat menghasilkan uang ya.

Katanya sih yang penting ada kiat dan modal kemauan, tapi nampaknya tidak semudah itu untuk dapat bertahan secara kontinui menghasilkan uang. Melalui menulis diblog ini  juga tidak mudah menghasilkan uang. Sudah berlangganan dengan  Amazon serta bergabung dengan HubPages namun hasil nyata yang konkrit bisa menghasilkan uang tidak juga kunjung datang. Malah salah satu Blogku AGUNGSS Experimental Blog oleh Robot Google sedang di Block. Waduh, report juga nih. Segala ilmu seperti FeedBurner aku juga coba tapi belum menghasilkan  hasil yang nyata.

Dengan aku membuat wadah mandiri, ternyata juga tidak semudah itu dapat menghasilkan air hujan rejeki yang kontiniu. Mungkin tenagaku dan stamina menjadi salah satu kendala,  karena aku kan sudah berumur hampir mencapai 60 tahun. Maka aku harus bersyukur aku masih bisa hidup hingga sekarang hampir mencapai 59 tahun. Yang  penting badan harus sehat. Untuk hal mana aku harus menjaga stamina kesehatan dan pola makan dan olah ragaku secara teratur.

Membuka rahasia dapur juga tidak boleh kita lakukan secara blak2an karena bisa report dengan image kita hahaha. Ternyata dalam keadaan Cash flow kita agak seret kita merasa ada kenikmatan lain yaitu perasaan   tak berdaya sehingga kita merasa lemah dan hina didepan ALLAH Maha Pencipta,  sehingga agak aneh pada saat tersebut kita dipaksa untuk secara sadar tuntuk dan patuh kepada ALLAH Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa,  mengakui hanya ALLAH Yang Maha Kuasa dimana kita sebagai manusia ada satu titik nadir,  dimana kita benar-benar tidak berdaya dan merasa Fakir di Hadapan ALLAH Yang Maha Kuasa dan Maha Perkasa.

Maka dengan demikian jika keadaan cash flow kita mempet, dan benar-benar mepet,  ternyata bisa membawa kita menjadi dekat kepada ALLAH, dimana sungguh nikmat perasaan tunduk dan patuh kepada ALLAH tersebut. Memang aneh jalan menuju kepada ALLAH dan merasakan kenikmatan iman ini. Mungkin perasaan nyata kepepet ini menjadikan kita dipaksa tunduk dan mengakui bahwa diri kita pada satu saat akan merasa nyata berada dalam keadaan  lemah mungkin karena umurku juga sudah mulai hampir menjelang akhir 50-an.

Pada keadaan titik  nadir tersebut, perasaan mengakui adanya ALLAH Yang Maha Kuasa sungguh sangat nikmat kita rasakan, sehingga kita benar pasrah dan tunduk kepada ALLAH dan harus sabar dan bertobat  kepada ALLAH dan mengharapkan mendapatkan Rahmat dari ALLAH agar dibukakan pintu jalan keluar menuju keridhoan ALLAH Yang Maha Kuasa.

Memang hidup ini penuh dengan misteri, dimana dengan kita pasrah kepada ALLAH setelah kita mengalami suatu titik nadir dipaling ujung, maka kepasrahan dan ketundukan kepada ALLAH yang kita rasakan terjadi pada diri kita dimana kita mengalami suatu titik buntu, setelah badan kita terasa berada di tahapan tidak lagi sehat dan kuat seperti waktu kita masih muda dahulu. Namun kita harus sabar dan berusaha untuk memutar otak dan kelakuan kita agar kita dapat menjaga pola makan dan olahraga maupun bangun tidur kita untuk berusaha kembali tunduk dan mengakui kebesaran ALLAH Yang Maha Kuasa.

Hidup itu hanya sekali dan sementara didunia ini, dimana jika kita diizinkan ALLAH untuk beriman Insya ALLAH kita percaya kepada hari AKHIRAT yang diciptakan oleh ALLAH sesuai dengan ayat suci Al Quran sebagai kitab suci ALLAH yang diturunkan melalui Nabi dan Rasul untuk menjadi petunjuk dan pedoman kepada kita yang mengakui kitab suci ALLAH tersebut.        

Saturday, April 24, 2010

Bercerita saja

Yah aku membuka komputerku dan bertanya mau ngapain ya pada pagi hari Minggu tanggal 25 April 2010 ini. Hidup itu kita lalui dimana peristiwa demi peristiwa berlalu lalang dihadapan kita. Ada cerita sedih dan duka ada cerita gembira. Semua berjalan bersamaan dan berdampingan.

Jika kita pergi ke mall Pondok Indah misalnya betapa banyaknya manusia berlalu lalang melepaskan kepenatannya di mall PI ini. Ada yang jalan dengan anaknya. Ada yang tertawa dan bercanda dan ada yang ngelamun menerawang entah tujuannya. Ada tempat belanja dan mendengarkan musik maupun tempat mencari makan atau nongkrong dan minum kopi serta snak ringan. 

Begitulah potret sekilas kehidupan di kota Jakarta di Hari Sabtu dimana segala macam manusia mencari tempat untuk melepaskan kepenatannya di mall yang bertebaran di Ibu Kota Jakarta. Manusia memang membutuhkan tempat untuk melepaskan kepenatan. Salah satu alternatif yang dirasakan ada gunanya adalah dengan berjalan lalu lalang ke pusat perbelanjaan Mall ini. Apakah kita hanya sekedar jalan saja atau hanya melepaskan kepenatan terserah yang hendak berjalan ke Mall tersebut.
Ada tempat enak untuk makan yang aku dan keluargaku sukai yaitu di Tempat Makan Mie Tek Tek sebagai salah satu sajiannya. Apa ya nama tempatnya aku masih belum ingat nih, panasaran ya, oy namanya Kari Umbi, dimana setiap kali kesitu aku senantiasa memesan  Mie Tek Tek asyik rasanya.  Apalagi jika masih panas nikmat sekali rasanya. Nah sambil kita makan kita tentunya harus bersyukur kepada ALLAH bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk dapat makan pada hari tersebut.

Jadi jangan lupa bersyukur kepada ALLAH yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk dapat jalan bersama dengan keluarga kita dan makan. Begitulah pada hari Sabtu kemarin aku bersama dengan keluargaku menghilangkan kepenatanku jalan ke Pondok Indah Mall yang berada tidak jauh dari tempat tinggal rumah ku di Cipete. Yah mumpung ada Blog aku cerita saja di Blogku ini. Soalnya aku engga tahu mau cerita apa, yang penting aku bisa mencurahkan isi hatiku pada hari Minggu ini.        

Friday, April 23, 2010

Membangun Kesadaran

Untuk membangun suatu kesadaran adalah memakan waktu dan bukanlah dengan sesuatu yang instant. Tidak ada sesuatu didunia ini yang instant dan seketika. Semua membutuhkan proses dan pengorbanan. Ada jatuh dan bangun, banyak tempaan dan cobaan serta rintangan yang melintang. Namun jika kita mencoba meluruskan kesadaran kita dengan niat yang serius dan tulus Insya ALLAH, dengan Izin ALLAH kita akan dibukakan suatu jalan untuk meneruskan perjalanan membangun kesadaran kita menuju kebenaran dan hakekat kehidupan.

Jika kita mencari suatu jalan yang pintas dan seketika, pastilah hal tersebut akan menyebabkan kerugian atau ada pihak yang dikorbankan secara tidak benar dan fair. Proses membangun kesadaran haruslah ditempuh melalui suatu jalan yang berliku-liku. Dalam dunia yang nyata jika kita hendak mendadak kaya atau mengumpullkan harta tanpa melalui suatu proses yang benar, maka biasanya yang dilakukan adalah dengan suatu jalan yang pintas dimana seringkali yang terjadi,  jika memakan uang rakyat atau negara yang bukan hak kita namakan Korupsi. Dalam tindakan memakan hak orang lain ini khususnya milik Rakyat dan Negara tentunya yang menjadi korban adalah Rakyat sebagai pemilik Negara. 

Jika itu adalah sebuah bangunan, maka ada suatu adukan semen dan pasir misalnya yang takerannya tidak sesuai dengan ukuran dan volume yang seharusnya diterapkan. Maka tentunya terjadi pengorbanan baik atas kekuatan atau volume dan ukuran yang tercantum dalam spesifikasi teknis. Dengan demikian kita haruslah belajar dari hukum alam maupun segala yang terjadi didunia ini, jika terjadinya proses pembangunan baik mental. atau kesadaran untuk mencari kebenaran itu melalui  suatu jalan pintas yang instant tentunya terjadilah penyimpangan keadaan yang tidak seimbang maupun menjadi tak berkekuatan yang kokoh alias rapuh.Dalam menjalani proses tersebut  kadangkala kita frustasi dan mengalami  suatu keadaan atau suasana yang buntu, khususnya jika apa yang kita inginkan belum juga nampak menunjukan hasil yang konkrit dan nyata sesuai dengan apa yang kita bayangkan atau harpkan. Buntu dan cupet rasanya pikiran dan perasaan kita.  

Pada saat demikian dikala rasanya semua jalan sudah buntu, kita dipaksa untuk mengakui ketidak mampuan dan keberdayaan kita sebagai manusia yang terbatas. Pada saat inilah timbul suatu kesadaran akan adanya sesuatu Kekuatan Yang Maha Kuasa yang sedang melihat kita dari satu jarak yang sebenarnya dekat dan lebih dekat dari urat leher kita sendiri, namun kadangkala kita tidak menyadarinya, karena selama ini mungkin kita belum mengalami suatu keadaan yang seolah buntu dan gelap atau samar-samar ini. Pada keadaan inilah kita dipaksa untuk pasrah dan mengakui adanya Sang Maha Kuasa tempat kita mengadu dan meletakan beban yang ada dipunggung kita untuk kita pasrahkan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta.       

Kadangkala menetes air mata mendengarkan suara azan dari kejauhan, dimana kita disaat terjepit ternyata membuahkan suatu perasaan Iman dan Kepercayaan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa yang sangat lezat rasanya yang susah untuk diutarakan dengan kata-kata yang terbatas dengan dimensi materi ini.
Suasana hening kemudian muncul dan kita dapat merasakan sesama insan yang sedang merasakan dalam keadaan kepepet dan tak berdaya sebagai Cobaan dari Sang Maha Kuasa apakah kita masih bersyukur dan mempunyai rasa sabar dan taqwa kepada Suratan yang ditakar dan digariskan atas setiap  insan  manusia untuk meningkatkan dan membangun kesadaran ketaqwaan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa Dan Maha Melihat.  
Agung Supomo Suleiman
23 April 2010   

Tuesday, April 20, 2010

Mohon Ampun dan Tobat

Karena kita masih diberikan kesempatan untuk hidup oleh ALLAH hingga hari ini, maka Insya ALLAH kita dapat memanfaatkan waktu hidup ini untuk mohon ampun dan Tobat kepada ALLAH dan segera memperbaiki diri kita dengan melakukan islah atau perbaikan diri, guna Insya ALLAH mendapatkan berkah dan rahmat ALLAH dalam kehidupan didunia ini sampai waktu yang ditentukan oleh ALLAH.Nasehat diatas aku peroleh tadi pagi sewaktu mendapatkan kuliah subuh dari Ustad Tommy di Mesjid Al - Muchlisin Kompleks Deplu Gandaria Selatan. Surat yang diacu adalah Surat Hud ayat 3 dari Al Quran yang berbunyi : Terjemahannya 

  • Dan hendaklah kamu mohon ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada ALLAH, niscaya DIA akan memberikan nikmat yang baik kepadamu sampai waktu yang ditentukan.Dan DIA akan memberikan karuniaNYA kepada setiap orang yang berbuat baik.Jika kamu berpaling maka sungguh Aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar.
Dengan kita bertobat ini berarti kita tidak boleh lagi keluar dari zona tobat. Jika tidak maka kita dianggap mempermainkan tobat. Jika kita mengabaikan hal ini maka kita akan disiksa oleh ALLAH. Didalam kebaikan ALLAH ada kemarahan ALLAH. 

Surat 16 AN Nahl ayat 119 terjemahannya :

  • Kemudian sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohan, kemudian mereka bertobat setelah itu memperbaiki dirinya, sungguh Tuhanmu setelah itu benar-benar MAHA Pengampun dan Maha Penyayang. 

CARA BERTOBAT

ALLAH memberi solusi cara bertobat : antara lain ( terjemahannya)
  1. Surat 2 ayat 37 ......ucapkan kalimat mohon ampun dan bertobat....
  2. urat 2 ayat 54 pada masa Nabi Musa : taubat dan bunuh diri ...namun sekarang sudah tidak bunuh diri, sehingga syariat Nabi Musa ini sudah tidak berlaku lagi.
  3. Surat 2 ayat 160 ...melakukan segala perbuatan baik untuk menghilangkan/menutup dosa lalu
  4. akui kesalahan seperti Nabi Yunus yang lari dari kaumnya....
  5. Surat 3 ( 195) ...tidak meneruskan perbuatan dosa itu
  6. Jika kita berhubungan dengan manusia maka jika mengambil hak orang lain kita kembalikan hartanya, jika kita bergunjing minta maaf pada orang yang kita gunjing, jika ada hutang kembalikan, namun jika kita tidak mampu membayar hutang karena kita tidak ada uang maka kita minta maaf kepada orang yang memberikan hutang tersebut. 
Jika orang yang kita berhutang atau haknya kita ambil namun orang tersebut sudah meninggal atau kita tidak bisa temukan, maka kita sedekahkan harta atau uang tersebut kepada mesjid mengatas namakan orang tersebut. Kita juga doakan agar orang yang meninggal tersebut di ampuni dosanya dan diterima tobatnya oleh ALLAH.
    Nah, mumpung kita sekarang masih hidup, maka mengingat kita tidak tahu sampai umur berapa kita hidup didunia ini, sebaiknya kita memulia mohon ampun dan tobat kepada ALLAH Yang Maha Pemberi Tobat dan segera melakukan perbaikan dan menambah amal saleh kita dengan ikhlas dan semata-mata mengharapkan Ridho dari ALLAH.

    Tempat bertobat adalah selama kita masih hidup didunia sedangkan jika kita sudah meninggal, kita hanyalah menerima akibat dari perbuatan kita.

    Alangkah indahnya hidup didunia ini jika kita saling memaafkan dan saling mengingatkan agar kita bukan hanya bisa bersahabat didunia melainkan Insya ALLAH sampai Hari Akhirat. Semoga ALLAH memperkenankan doa kita dan Insya ALLAH senantiasa menunjukan kita jalan yang benar dan lurus sesuai dengan petunjuk ALLAH Yang Maha Kuasa.     
     

       

    Monday, April 19, 2010

    Insya ALLAH Qalbu kita terbuka

    Dengan kita berusaha untuk mendengarkan dan membaca AL Quran secara  perlahan-lahan serta mengikuti pengkajian oleh para Ustad di Mesjid dekat rumah kita, Insya ALLAH jika dikehendaki oleh ALLAH sebagai pemberi Hidayah, hati atau qalbu kita dibuat menjadi lembut dari semula keras.
      
    Surat Al Baqarah :74
    • Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.

    ALLAH seringkali memberikan perumpaan hati kita bagaikan bumi yang kering dan mati, mendapatkan siraman air dari langit yang diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta Kehidupan, yang membuat bumi tersebut subur sehingga menyebabkan tanaman bisa tumbuh dengan subur, dan kemudian  tercipta kehidupan didunia ini, dimana air dan tanaman tersebut dapat berguna bagi kehidupan manusia dan binatang yang diciptakan ALLAH hidup didunia. 
    Misalnya dalam Surat Al 'Ankabut :63

    • Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", Katakanlah: "Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).  
     SURAT  Ibrahim :24
    • Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,  
    Al Baqarah :22  
    • Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.
    Kita juga bisa membeli Digital Al Quran di toko Buku biasanya ada di Gunung Agung  atau di Amazon

      Semoga hati kita dizinkan oleh ALLAH untuk dapat dibuka karena ALLAH membatasi antara manusia dan hatinya sesuai firman ALLAH dalam

    Surat Al Anfaal :24

    •  Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

    Saturday, April 17, 2010

    Teguhkan Iman

    Guna dapat membangun suatu kekuatan dan keteguhan jiwa, kita haruslah bersedia untuk tunduk dan patuh kepada Sang Maha Pencipta untuk mengikuti perintahNYA dan menjauhi laranganNYA. Jika tidak ada kitab yang diturunkan oleh ALLAH melalui utusanNYA, para nabi dan Rasul dimana Rasul terakhir adalah Nabi Muhammad S.A.W,  maka alangkah susahnya kita untuk mendapatkan gambaran dari mana kita berasal dan akan kemana kita ini membawa hidup kita, mengingat pada kenyataan setiap manusia akan mengalami wafat dan dipanggil oleh ALLAH jika waktu ajalnya telah tiba. 

    Kalau kita hanya mengandalkan kepada instink kita, masing-masing saja tidaklah cukup,  karena harus ada suatu patokan dasar yang sama yang dapat dibaca secara bersama-sama oleh setiap makhluk yang hendak mengetahui kemana ia akan melanjutkan hidupnya setelah manusia tersebut meninggal.

    Salah satu instrumen yang dapat menangkap sinyal atau tanda-tanda kebesaran ALLAH Sang Maha Pencipta adalah hati kita. Dalam bahasa Al Quran hati ini disebut Qalbu. Namun Qalbu ini memerlukan perangkat untuk berkomunikasi yaitu pikiran kita dimana kita dilengkapai oleh Sang Maha Pencipta dengan diberikan otak yang dapat kita gunakan fungsinya untuk menggunakan Akal kita.  

    Banyak sekali ayat Al Quran dimana ALLAH meminta kita untuk memperhatikan tanda-tanda kebesaran ALLAH misalnya adanya malam dan siang, yang merupakan tanda-tanda kebesaran ALLAH jika kita mau menggunakan Akal pikiran kita.

    Memang ALLAH sangat Maha Pemurah kepada kita dimana dengan diciptakan siang dan malam  oleh ALLAH,  yang dapat berlangsung karena adanya Matahari dan Bulan yang diciptakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta, kita dapat menjalankan kehidupan kita untuk mencari karunia ALLAH dipagi hari dan beristirahat dimalam hari. Semua fenomena alam ini menunjukan kebesaran ALLAH sebagai Pencipta kita. Kita sebaiknya senatiasa  berdoa kepada ALLAH agar kita diberikan hidayah untuk bersedia membaca dan mendengarkan ayat suci AL Quran untuk meneguhkan iman kita, dan hadir dan mendengarkan ceramah dari para Ustad yang telah mempelajari AL Quran tersebut untuk disampaikan kepada kita sebagai umat muslim guna dapat mendapatkan pencerahan dan petunjuk hidup kita didunia dan mengapai kebahagian di akhirat. 

    Tuesday, April 6, 2010

    Kesadaran Memaknai Hidup


    Kesadaran untuk memaknai hidup harus diperjuangkan. Hal ini harus dilakukan oleh kita sebagai manusia agar kita tidak terlena atau lupa akan makna kehidupan kita karena waktu itu cepat berlalu tanpa kita rasakan. Search Amazon.com for Al Quran Guidance

    Kita setiap pagi bangun namun kadangkala kita lewatkan begitu saja makna artinya mulainya Pagi hari dimana dimulai dengan terdengarnya Azan panggilan subuh dari Mesjid yang kedengaran dari rumah kita sebelum terbitnya matahari. Mesjid adalah Rumah ALLAH, dimana kita sebagai pria muslim  harus membangun kharakter disiplin kita untuk bisa mengikuti irama bangun Subuh setelah mendengar Azan subuh untuk bersegera ke Mesjid setelah kita membersihkan badan kita sesuai dengan perintah dan tuntunan ALLAH dan Rasul Muhammad S.A.W.baik dalam Al Quran  maupun Hadist Nabi.

    Alangkah indah dan nikmatnya udara Subuh dimana udaranya penuh  dengan oksigen dan udara yang masih bersih dan segar. Kita bersyukur kepada ALLAH bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk bangun Subuh untuk menunaikan sholat subuh di Mesjid dekat rumah kita berada sesuai dengan perintah dan petunjuk ALLAh dan RasulNYA.

    Memang dipagi hari badan kita sebagai Mikro kosmos, sangat membutuhkan oksigen dan udara bersih  yang disediakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta alam Macro Kosmos guna  kita hisap dan hirup  untuk  masuk kedalam paru-paru kita guna diteruskan untuk mempompa Jantung kita untuk menyalurkan darah keseluruh tubuh kita. 

    ALLAH memang sangat Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada kita dimana jika kita masih diberikan kesempatan hidup disediakan Oksigen dan Udara yang bersih secara gratis dan percuma setelah terjadi proses secara alamiah perputaran Bumi berserta bulan dan Matahari dimana sistem kerja mekanisme alam ini bukan terjadi secara kebetulan melainkan secara pasti dan teratur da yang mendesign dan merancang secara sempura yaitu ALLAH Maha Tunggal Pencipta alam semesta ini.  

    Hal ini adalah sesuai dengan Firman ALLAH dalam Surat Guruh : Quran Surah 13 ayat 2 dan 3 terjemahannya saya kutip dari salah satu sumber di Internet :
    • Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. ( QS 13.2)
    • Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 13:3)
    Dengan demikian kita sebagai muslim harus sangat bersyukur kepada ALLAH yang telah mengutus Rasul Muhammad S.A.W. dimana melalui Nabi telah diturunkan Kitab Suci AL Quran sebagai informasi dari ALLAH mengenai Siapa yang menciptakan dan membentang bumi, yang menutup siang dan malam, yang menundukan matahari dan bulan,  dimana sesuai dengan Surat 13 ayat 2 dan 3 diatas adalah ALLAH. Kemudian ALLAH menyatakan bahwa fenomena alam diatas diatas sesungguhnya menjelaskan dan menunjukkan " Tanda-tanda" Kebesaran ALLAH, bagi kaum yang memikirkan. 

    Begitu juga ALLAH menerangkan bahwa peredaran matahari dan bulan tersebut akan beredar samapi waktu yang ditentukan, sehingga hal diatas merupakan penjelasan tanda-tnda kebesaran ALLAH supaya kita yakin adanya pertemuan dengan ALLAH setelah waktu beredarnya Matahari dan bulan mencapai waktu yang ditentukan.      

    Untuk membangun rasa bersyukur dan beriman kepada ALLAH ini kita harus  senantiasa mohon kepada ALLAH untuk senantiasa diberikan petunjuk dan dibuka hati kita untuk dapat menerima ajaran dan pelajaran ALLAH dalam Al Quran ini, guna kita bisa Insya ALLAH hidup sesuai dengan tuntunan dan petunjuk dari ALLAH Sang Maha Pencipta Kehidupan ini hingga tiba waktu ajal kita. Amien. 

    Jika kita menjauhkan diri kita dari ingat kepada ALLAH, maka syaitan akan senantiasa berusaha membisikan kepada kita pikiran jahat yang tidak diridhoi oleh ALLAH sesuai dengan Surat Al ' Araf ayat 17 .  Terjemahan :

    ".... kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

    Selanjutnya kita mendapatkan infoirmasi dari ALLAH dalam Surat Al Quran Surat AL 'Araf ayat 27 :
    Quote:
    Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
    Unquote :

    Karenya kita harus berusaha untuk secara konsisten senantiasa membangun kedekatan kita  kepada  ALLAH dan senantiasa mohon perlindungan kepada ALLAH  Yang Maha Pelindung  dari gangguan Syaitan yang merupakan musuh nyata kita ini,karena ALLAH telah menjadikan syaitan-syaitan sebagai pemimpin-pemimpin bagi orang yang tidak beriman. 
    Mudah-mudahan kita dapat memulai membangun Kesadaran Mamaknai Hidup didunia ini yang bersifat sementara, karena kehidupan yang lebih kekal dan nyata adalah kehidupan di AKHIRAT. 

    Monday, April 5, 2010

    Kebersamaan dengan ALLAH

    Paada hari Minggu April 2010, kita mendapatkan pengajaran pengajian dari Ustad Furqon di Mesjid Al Muchlisin Cipete, Kompleks Deplu, Gandaria Selatan.
    Bagaimana atau seberap mudah kita bisa menyertakan ALLAH

    Untuk menjawab pertanyaan ini menurutnya harus ada sesuatu alasan yang kita miliki untuk kita bisa mengundang menyertakan ALLAH.
    Di Al Quran ada kisah Abu Bakar sewaktu bersembunyi bersama dengan Nabi Muhammad S.A.W. dimana Nabi menyatakan jika ada 2 orang berkumpul maka ada yang ketiga yaitu ALLAH.
    Pada Surat Taubah Surat 9 ada La Talizan innalaha.....
    Peristiwa hijrahnya Nabi dan Abubakar terekam dalam Al Qur’an Al Karim, dalam surat At Taubah, yang terjemahannya berbunyi:
    • Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:"Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita". Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 9:40)

    Bagaimana agar kita bisa melaksanakan hal ini pada keseharian kita.Betapa pentingnya kita menyertakan ALLAH Untuk hal ini kita perlu mengenal ALLAH.

    Ada beberapa Hal penting yang perlu kita laksanakan :
    1. Mengesakan ALLAH dan tidak mensyerikatkan ALLAH. Ad Hadist yang menyebutkan kecemburuan ALLAH. Tiadak ada yang lebih cemburu melebihi cemburunya ALLAH. ALLAH tidak mau diduakan. Musriki adalah tinakan yang tidak bisa dimaafkan oleh ALLAH. Ada juga syirik kecil misalnya Riya pengen didengar dan dpiandang oleh orang. Kita sering menjadikan peristiwa dimana kita tidak menyertakan ALLAH. 
    2. Jujurlah kepada ALLAH. Kita diminta untuk mengingat kisah Ibrahim ayng sidiqih - Jujur kepada ALLAH.
    3. Bersangka baik kepada ALLAH pada saat sangat sedih dan susah atau senang.. Untuk hal ini kita perlu latihan.
    4. Senantiasa menyebut ALLAH.Ada Hadits ynag menyebut lidah tidak pernah kering dari dzikir menyebut nama ALLAH
    5. terus menerus - membaca Al Quran- walaupun sedikit.
    6. Senantiasa istiqamah
    7. ALLAH menyukai yang baik - kita berinteraksi dengan yang baik bersih yang diRidhoi ALLAH.
    8. Berusahalah menjadi kekasih ALLAH.
    High Achievement - mengerjakan yang disukai ALLAH. Ingat urusan Akhirat tidak bisa diwakilkan.Ciri 2 jika kita menyertakan ALLAH adalah Sabar sesuai Al Quran, Taqwa. 
       
     

    Monday, March 29, 2010

    Menulis Makanan Bathin

    Dengan kita senang menulis maka jika tulisannya adalah berkaitan dengan isi dari perasaan kita dalam hati kita, nampaknya terindikasi adanya kepuasaan bathin setelah kita menulis. Namun  jika kita menganut agama Islam tulisan kita sebaiknya  harus sesuatu yang kita usahakan untuk dapat memberikan manfaat kepada orang lain untuk melakukan suatu kebaikan dan menjauhi diri dari larangan sebagaimana diberitahu oleh ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran maupun Hadist Nabi. Kita didunia kalau bisa berusaha untuk mendapatkan Rahmat dan Berkah dari ALLAH. Kita diminta untuk saling nasehat menasehat sesuai dengan tuntunan AL Quran.



    Kita tidak tahu berapa umur kita untuk diberikan kesempatan oleh ALLAH berada didunia, bisa panjang bisa pendek terserah kepada ketetapan ALLAH S.W.T. Kita sebagai manusia sangat beruntung mempunyai teman banyak namun pembicaraannya juga harus menjuru kearah yang dapat menambah rasa keinginan tahuan kita mengenai kebenaran. Contohnya adalah jika kita menemukan suatu methode therapy untuk mengurangi rasa kesumpekan dan kejenuhan kita atas sesuatu hal , maka dengan kita menulis secara tidak sadar akan membuat hati kita lega karena kita dapat mengutarakan pikiran dan ide atau apapun yang ada dalam benak otak kita. Oya karena kita menulis di Blog maka ada baiknya kita juga belajar ilmu Blogging dimana sekarang dengan bergabungnya Feed Burner dan Google kita dapat membuat Link Blog kita menjadi berbentuk FeedBurner. Jika anda pencet/KLIK  FeedBurner AGUNGSS Spiritual ini maka akan terlihat bentuk FeedBurner yang saya maksudkan.    

    Dengan kita rajin melatih menulis dengan cara Bloging tentunya kita juga menambah kawan serta ilmu Blogging dimana bermacam-macam ilmu baru kita kenal dalam dunia Blogging ini. Nah kaitannya dengan Iman apa ? Nah, terkaitnya Bloging dengan  iman, adalah bahwa kita diberikan oleh Sang Maha Pencipta otak untuk dapat mengejar Ilmu baik untuk dunia maupun Akhirat. 

    Untuk dapat meningkat diri dan derajat kita maka kita diminta oleh ALLAH untuk membaca alam yang diciptakan oleh ALLAH. Kita diminta untuk berjalan didunia dan mengamati segala macam tanda-tanda Kekuasaan dan Kebesaran ALLAH yang hendak disampaikan oleh ALLAH melalui hasil ciptaannya termasuk burung, tanaman, langit, matahari, bulan dan segala sesuatu ciptaan ALLAH yang berada didunia baik diBumi maupun dilangit dan diantara keduanya . 

    Kita diminta untuk sejenak merenung dan memperhatikan alam tersebut dan bertanya siapakah yang menciptakan semua ini ? Jawaban adalah ALLAH  Sang Maha Pencipta yang dapat kita temukan dalam berbagai Surah dalam Al Quran. Sungguh kita beruntung ada Nabi Mohammad S.A.W.sebagai Rasul ALLAH yang melalui utusan Rasul ALLAH ini kita diperkenalkan dengan Kitab Suci AL Quran.

    Dengan kita menulis di Blog ini kita bisa manfaatkan Blog ini untuk berbagai informasi dan saling menegur sapa maupun mengoreksi dan saling nasehat dan menasehati antara sesama kita di Era Komunikasi lewat dunia Blogging ini. Kita juga bisa membeli Digital AL Quran di toko buku di Indonesia. Amazon.com  juga menjual Digital AL Quran sebagaimana anda baca disebelah kiri tulis saya ini. Jadi AL Quran Digital sudah menglobal.

    Dengan demikian kita dipermudah untuk dikenalkan kepada Ayat Suci dalam Kitab Suci AL Quran dalam dunia modern sekarang ini. Tergantung daripada kita untuk memilih jalan hidup yang tersedia didunia ini. Insya ALLAH kita diberikan izin ALLAH untuk  dapat menjadi orang   yang beriman dan mau membaca dan mendengarkan Kitab Suci AL Quran sebagai petunjuk, peringatan, obat hati serta kabar gembira  adanya Hari AKHIRAT sebagai hari terkuaknya Kebenaran yang sejati atas segala apa yang dilakukan oleh kita semua didunia ini.   

    Sunday, March 28, 2010

    Menyikapi Harta dan Materi

    DUNIA Bersifat Sementara 

    Kita hidup didunia ini tidak abadi melainkan hanya bersifat sementara. Bahkah di Al Quran disebutkan bahwa dunia ini tempat bermain dan sandiwara. Dalam Surat AL Ankabut 29 ayat 64  Al Quran  ALLAH berfirman   (terjemahan) : 
    • Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
    Maka kita sebagai orang yang beriman harus benar-benar yaqin bahwa Kehidupan dunia ini hanyalah senda gurau dan main-main, sedangkan kehidupan sebenarnya adalah di AKHIRAT.  Adapun makna dan tafsiran dari ayat ALLAH diatas dapatlah kita baca dari tulisan para ulama yang menekuni ayat ini. Meskipun kehidupan dunia adalah senda gurau dan main-main, namun agar di AKHIRAT kita dapat memperoleh tempat yang mulia dan mendapatkan Ridho dan Berkat ALLAH, ketaqwaan kita untuk beribadah kepada ALLAH dan RasulNYA adalah didunia ini. 

    Adapun di AKHIRAT adalah merupakan Hari Pembalasan atas hasil ketaqwaan kita kepada ALLAH untuk hanya menyembah semata-mata kepada ALLAH Yang Maha Tunggal  (Konsep Ketahuidan) dengan menjauhkan diri dari kemusyrikan  dan mengikuti  segala perintah ALLAH dan menjauhi laranganNYA yang tersebut dalam Kitab Suci AL Quran maupun Hadist Nabi Mohammad S.A.W  dan mempercayai adanya Hari Akhirat - Hari Pembalasan sebagaimana tersebut dalam Kitab Suci AL Quran antara lain :
    "..........
    Yang menguasai hari pembalasan
    .."QS. al-Fatihah (1) : 4

    Kita sebagai penganut agama Islam  harus beriman dan mempercayai Hari Kiamat sebagai salah satu rukun iman.


    Namun kapan terjadinya Hari Kiamat ini adalah benar-benar merupakan Rahasia ALLAH S.W.T sesuai Firman ALLAH  ( Terjemahan ) :

    “Telah dekat terjadinya Hari Kiamat. Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah” (Q.S an-Najm : 57-58)

    Mereka menanyakan kepadamu tentang hari akhir : “Kapankah terjadinya?”. 

    Katakanlah:”Sesungguhnya pengetahuan tentang itu ada pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat bagi yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. 

    Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah:”Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Tuhan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS AL-A’raaf :187)

    Apabila terjadi Hari Kiamat. Terjadinya Kiamat itu tidak dapat didustakan (Kejadian itu) merendahkan(satu golongan) dan mengangkat ( satu golongan) QS 56 1-3)   

    Jika kita tidak beriman akan adanya Hari Kiamat ini, maka kita akan sembarangan didalam kehidupan didunia ini, karena merasa tidak usah mempertanggung jawabkan dan tidak ada balasan atas tindakan kita selama berada didunia ini. 


    Menyikapi HARTA 

    Sebagai penganut Muslim kita harus menyakini bahwa semua Harta yang kita peroleh didunia ini, nantinya akan dimintakan pertanggung jawabannya oleh ALLAH sebagai ZAT TUNGGAL  yang menciptakan dan menguasai Dunia dan Hari AKhirat serta yang memberi kita Rejeki selama kita berada didunia ini maupun di AKHIRAT


    Jadi kita benar-benar harus berhati-hati didalam memperoleh Harta didunia ini, karena jika memperolehnya secara melanggar hak orang lain, atau kita sombong, Takabur, berlebihan  diluar batas  dan tidak bersyukur kepada ALLAH yang telah mengkaruniakan kita ilmu dan harta tersebut,    tentunya kita akan memperoleh balasan di Hari Pembalasan. Jika kita memakan Harta tanpa mengenal Haram atau Haram maka kelak di Hari Pembalasan akan terkuak semua perbuatan kita. 


    KHARAKTER QORUN GILA HARTA 


    Jika kita Gila dan Serakah dengan Harta dengan cara yang berlebihan dan melampui batas,  maka Kharakter orang yang  GILA Harta secara melampui batas yang harus kita jauhi sifat jeleknya sebagaiman dilembagakan dalam Kitab Suci AL Quran adalah Qorun (Karun) , dimana Hartanya yang dianugerahkan oleh ALLAH kepada Qorun  kunci-kuncinya sungguh berat dan   harus digotong beberapa orang, karena  berat dan banyaknya. Ini adalah simbol betapa kayanya Qorun itu.    


    sesuai Firman ALLAH dalam AL Quran ( Terjemahan)  : 

    "......dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat…. “.(QS.Al-Qashash(28):76).

    Karun ini hidup dijaman Nabi Musa.  Cerita ringkasnya adalah sebagai berikut :
     

    Pada zamannya Nabi Musa terdapat seorang laki bernama  Qorun (Karun) . Secara Materi keduniaan Qorun  atau Karun  dianuhgerahkan ilmu dan harta yang banyak dan melimpah oleh ALLAH. Pada masa itu banyak sekali orang yang sangat berkeinginan untuk hidup kaya seperti Qorun seperti difirmankan oleh ALLAH dalam AL Quran :

    Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qorun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar“ (QS.Al-Qashash(28):79). 

    Namun ternyata pada kenyataannya karunia Allah yang melimpah ini telah membuat  Qorun  sangat sombong, takabur dan kufur nikmat. 

    Quron dengan bangga dan sombongnya  menyatakan :  “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku” (QS.Al-Qashash(28):78). 

    Maka kita harus berhati-hati didalam menyikapi kesuksesan atau keberhasilan mendapatkan Karunia ALLAH berupa Harta ini.

    Kita perlu merenungi Ayat Suci AL Quran terkait dengan tokoh Qorun ini   : “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar”(QS.Al-Qashash(28):80). 

    Namun Qorun sudah keblinger dengan Harta nya tersebut yang sebenarnya merupakan Ujian dan Cobaan dari ALLAH, sehingga lupa daratan, dan bersikap sangat Sombong dengan Takabur dengan Harta yang dianugerahkan oleh ALLAH kepada Qorun.

    Karena kesombongannya tersebut kita lihat Firman ALLAH  dalam Surat AL Qashash ini  ( Terjemahan ) :

    Maka Kami benamkanlah Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya)” (QS.Al-Qashash(28):81). 

    Dengan terjadinya hal tersebut diatas para pengagumnyapun menjadi sadar  dan menyadiri  kejelekan dan kesalahan Kharakter dari Qorun didalam menyikapi  Ilmu dan Harta yang dikaruniakan oleh ALLAH.
    Hal ini terungkap dalam ayat Suci Al Quran ( Terjemahannya) : 
    .   
    Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qorun itu. berkata: “Aduhai. benarlah Allah melapangkan rezki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (ni`mat Allah)”. (QS.Al-Qashash(28): 82). 
    Demikianlah Kisah Qorun - Kharakter Rakus dengan HARTA yang  ternyata telah dibenamkan  oleh ALLAH, disebabkan Kesombongan dan Takaburnya Qorun, yang hingga saat ini kita kenal istilah HARTA KARUN.

    MENYIKAPI DUNIA MATERIALIS  


    Dalam dunia yang serba materialis sekarang ini, sebaiknya kita benar-benar ingat akan Cerita Kharakter Qorun diatas, untuk menghindari kita terjerumus kepada pemahaman dan persepsi yang salah didalam menyikapi diri kita terhadap Materi atau Harta, untuk tidak terjebak  menumbuhkan Kharakter Sombong, Takabur  dan Gila Harta yang berlebihan melampui batas sebagaimana dilakukan oleh Qorun diatas. Apalagi jika memperoleh Harta tersebut dengan cara yang tidak Diridhoi oleh ALLAH, serta mengambil hak orang lain tanpa hak yang diridhoi ALLAH .