Tuesday, December 18, 2012

Turunnya HUJAN adalah salah satu Tanda Kebesaran ALLAH

Kemarin aku sedikit kehujanan, padahal kepalaku sudah aku tutup dengan tas, maklum engga bawa Payung Aku sih langsung mandi supaya katanya engga pusing;

Yang menurunkan hujan yaitu air dari langit adalah ALLAH, sesuai dengan firman ALLAH dalam Al Quran...(terjemahan bahasa Indonesia).  (saya ambil copy cut paste dari web Index Tematik Al Quran

  • QS. Al-Baqarah [2] : 164
    إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ وَٱلْفُلْكِ ٱلَّتِى تَجْرِى فِى ٱلْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ وَمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن مَّآءٍ فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ وَتَصْرِيفِ ٱلرِّيَٰحِ وَٱلسَّحَابِ ٱلْمُسَخَّرِ بَيْنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
    Kementrian Agama
  • Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Karenanya kita harus bersyukur ada hujan, tinggal kita sebagai manusia haruslah  pandai2 me-manage air hujan ini agar bisa menjadi rahmat, karena tanah dan tumbuh2an memerlukan air hujan biar subur setelah musim kering dan gersang.  
  • Wah ternyata sudah kedengaran Adzan Magrib nih dari  Mesjid dekat rumahku; sehingga aku harus berhenti dulu menulisnya ya.. untuk berangkat Sholat Magrib...

Nah, aku baru saja balik dari sholat dari Mesjid dekat rumah, bawa payung karena gerimis; ALHAMDULILLAH bisa sholat, dan kini kembali menulis di Blogku ini. Yah memang manusia itu perlu tempat menuangkan uneg2 atau hobynya biar bisa lega dari perasaan yang terpendam dalam hati.
  • Aku bersyukur ALHAMDULILLAH, dengan karunia dan izin ALLAH mendapatkan  kerjaan lagi ..yang Insya ALLAH bisa membantu cash-in ku .  ...
Rasa2nya juga seperti kesiram hujan gerimis setelah sekian lama serat cash flow hahaha... Memang irama cash kita seperti juga irama perputaran malam dan siang, jika kita kebingungan, kita akan diberi petunjuk oleh ALLAH (dengan dibuka hati kita untuk mau membaca Kitab Suci AL Quran), jika kita kekurangan, maka Insya ALLAH kita diberikan kecukupan oleh ALLAH, kita juga diberikan karunia berupa rejeki harapan adanya Cash - In , sehingga hati kita rasanya bisa terasa lega dan tenang karena ada harapan bisa meneruskan kehidupan, ibaratnya sama dengan fenomena alam : setelah tanah tandus dan kering ALLAH menurunkan hujan dan air dari langit..sehingga terjadi kehidupan lagi bagi tanaman serta ternak dan kita manusia  dengan tumbuhnya tanaman dan buah2an;

  • Ini semua adalah tanda2 kebesaran dari ALLAH, dimana ALLAH sangat Maha Pengasih dan kita diberi ujian dengan naik turunnya irama rejeki serta cash flow kita; Kita harus pandai bertobat dan mengakui kesalahan serta kekurangan kita, dan harus pandai2 bersyukur atas nikmat yang ALLAH berikan kepada kita.

Monday, December 10, 2012

Bersyukur ALLAH menurunkan AL Quran

Yah, kita sebagai manusia yang lemah dan penuh dengan kekurangan sangat bersyukur bahwa ALLAH menurunkan kitab Suci AL Quran yang telah membenarkan kitab-kitab ALLAH sebelumnya  yang pernah diturunkan oleh ALLAH melalui Rasul2 terdahulu  yaitu Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan rasul2 lainnya serta terakhir Rasul Muhammad S.A.W. sebagai peringatan dan kabar gembira dari  ALLAH kepada kita umat manusia supaya beriman  kepada ALLAH, Rasul2 dan Nabi2 serta Kitab2NYA, Hari Kemudian,  sehingga kita dapat mempunyai pedoman dan pegangan hidup  mulai dari siapa Pencipta Kehidupan, Kematian, Dunia serta langit maupun yang ada diantara keduanya, Matahari, Bulan dan semua hasil ciptaan ALLAH Yang Maha Pencipta, termasuk Hari Kiamat dan Pembalasan. 
  • Jika kita dalam kehidupan misalnya pada satu saat merasa gundah gulah, atau gelisah, pengalaman dari diri Penulis adalah langsung saja mendengarkan Digital AL Quran yang berbahasa Arab (karena AL Quran diturunkan oleh ALLAH di Mekah dan Medinah, dimana penduduknya berbahasa Arab) sambil kita membaca isinya baik terjemahannya bahasa Inggris maupun Indonesia dengan pelan2 dan membaca secara seksama;
Setelah kita membaca isi dari Firman ALLAH ini dengan seksama, maka pikiran dan perasaan kita langsung diluruskan oleh Firman ALLAH dalam Kitab Suci tersebut  untuk mengingatkan kepada kita Siapa yang membuat langit, bumi, Siapa yang menurunkan air dari langit, sehingga bumi yang semula kering, tandus dan mati  menjadi hidup, dimana buminya terbelah untuk kemudian tumbuh biji-bijian dan segala macam tanaman misalnya pohon zaitun, korma, dan kebun2 yang lebat  yang semuanya dibuat untuk kita sebagai manusia untuk memakan tanaman dan buah tadi termasuk dapat dimakan oleh hewan pemeliharaan atau peternakan kita;    

 Firman ALLAH  dapat kita temukan dalam (Terjemahan Bahasa Indonesianya)  :

  • Quran Surat 80 'Abasa 80 ayat 24 hingga 32 yang berbunyi:  (24) Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya (25) Sesungguhnya  Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit)     (26) kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya (27): lalu Kami  tumbuhkan  biji-bijian dibumi itu (28) anggur dan sayur2an (29) zaitun dan kurma (30) kebun lebat (31) buah2an dan rumput-an (32) untuk kesenanganmu dan binatang-binartang ternakmu.

Berdasarkan   Ayat suci ALLAH tersebut diatas kita sebagai manusia diminta oleh ALLAH untuk memperhatikan makanan kita, dimana ALLAH menjelaskan bahwa ALLAH yang mencurahkan air dari langit kemudian ALLAH yang membelah bumi dengan sebaik2nya, dan ALLAH yang menumbuhkan biji2an dibumi itu, anggur, sayur2an, zaitun dan korma kebun yang lebat buah2an dan rumput2an untuk kesenangan kita sebagai manusia dan binatang ternak kita;
  • Nah, kita seringkali lupa bahwa kita bisa makan sebenarnya adalah melalui suatu sistim penciptaan proses yang dibuat oleh ALLAH, melalui alam air, tumbuhan, pembelahan bumi dimana sumber informasinya  mengenai adanya ALLAH yang Menciptakan ini semua adalah dalam Kitab Suci Al - Quran yang diturunkan oleh ALLAH melalui Wahyu yang disampaikan kepada Rasul dan Nabi Muhammad S.A.W.    
Kalau kita disekolah seringkali mendapatkan pelajaran dari buku Ilmu Hayat mengenai tanaman dan tumbuhan ini, namun mengenai informasi bahwa ALLAH yang menciptakan semua tumbuhan, termasuk air  yang diturunkan dari langit oleh ALLAH, bukan dari buku pelajaran karangan manusia melainkan bersumber dari Sang Maha Pencipta dari alam tumbuhan, bumi langit, air dan tananaman ini, yaitu melalui firman NYA dalam AL Quran.
  
  • Kita seringkali gundah gulah dan gelisah bisanya berkaitan dengan masalah dunia termasuk dimana  kelangsungan dengan base kantor kita, bagaimana dengan cash flow kita untuk tahun 2013 misalnya, dimana tentunya hal ini adalah masalah dunia semata, dan ternyata jika kita membuka Lembaran Kitab Suci AL Quran, ternyata kehidupan itu bukanlah terjadi dengan sendirinya termasuk Makanan yang ada dipiring meja kita, melainkan ALLAH meminta kita untuk memperhatikan Makanan kita, mengenai dasar pokok asal muasal penting Siapa yang menciptakan Makan kita tersebut,  proses terjadinya dan untuk  kesenangan siapa makanan itu dibuat atau diciptakan oleh ALLAH; 
      
Maka. kita harus benar-benar Pandai Bersyukur adanya Kitab Suci AL Quran yang telah diturunkan oleh ALLAH kepada Rasul dan Nabi penutup Muhammad S.A.W. yang merupakan salah satu dari sekian banyak Rasul dan nabi terdahulu yang telah diutus oleh ALLAH untuk memberikan informasi, peringatan, kabar gembira dimana kita sebagai manusia  "Diminta Untuk Memperhatikan Makanan" melalui Surat 80 ayat 24 hingga ayat 32, sehingga kita diharapkan menjadi sadar dan terarah dari mana dan akan kemana kita harus bersyukur dan tunduk, menyembah serta meminta tolong atas kekurangan dan kelemahan kita.

Sekian dahulu perenungan tulisanku pagi hari ini, semoga bermanfaat bagi diri Penulis maupun pembaca tulisan  ini'
Jakarta 11 Desember 2012
Pagi hari jam 8

Agung S.Suleiman