Friday, October 1, 2010

Tekun, sabar, loyal, integritas

Kita memang harus tabah dan tekun didalam menjalankan kehidupan didunia nyata ini. ALLAH senantiasa mengawasi dan mengetahui keadaan dan masalah kita. Masing - masing dari setiap manusia mempunyai jalan cerita sendiri mengenai jatuh bangun didalam kehidupannya didunia ini. Yang penting kita harus senantiasa ingat kepada  ALLAH Sang Maha Pencipta.

Memang namanya juga manusia acapkali membuat kesalahan dan khilaf didalam kehidupannya. Tapi kita harus ingat bahwa umur dari kita sebagai manusia hanya ALLAH yang Maha Mengetahui kapan dan berapa lama kita diizinkan berada didunia ini. Jadi mumpung kita masih diberi kesempatan hidup oleh ALLAH,  kita harus senantiasa bergaul dan berteman dengan teman yang jujur dan saling menasehati terutama dalam kebaikan dan kejujuran. Kita harus tekun didalam menjalankan kehidupan kita ini. Insya ALLAH, pada saat  yang menurut ALLAH tepat, ALLAH akan memberikan jalan kemudahan kepada kita,  setelah kita jatuh bangun dan kadangkala terasa lelah dan hampir putus asa, namun kita harus yakin dan percaya kepada ALLAH bahwa ALLAH MAHA Melihat dan Maha Mendengar.

Dengan demikian janji ALLAH Sang Maha Pencipta adalah benar. Kita sebagai manusia diwajibkan untuk mencari karunia dari ALLAH untuk memenuhi kebutuhan kehidupan kita kepada diri kita, isteri kita anak kita dan keluarga kita dan memberikan manfaat kepada lingkungan kerja kita serta  bidang  usaha -kerja tempat kita berkarya dan mencari Karunia ALLAH termasih rezeki dari ALLAH.

Kita tidak boleh putus asa dari Rahmat ALLAH,  selama kita masih diberi kesempatan bernafas didunia maka selama itu pula harapan akan adanya pertolongan ALLAH akan datang. Yaqinlah akan hal ini, dan seringlah kita mendengarkan serta membaca Kitab Suci dari ALLAH untuk mendapatkan Rahmat, petunujuk dan pedoman hidup kita.  

Pertolongan ALLAH tidaklah dalam bentuk Paket yang besar dan lengkap,  malah seringkali berupa pertolongan jalan keluar dan rejeki permulaan yang harus kita diteksi, dan garap dengan baik serta berusaha untuk mengelolanya atau memanage-nya  secara baik khususnya dengan kerjasama  dengan kawan sekerja kita, sebagai suatu Team Work yang Utuh, karena selama kita berbentuk  manusia menurut pengalaman saya kita tidaklah bisa jalan sendiri, melainkan harus berinteraksi dan bekerjasama dengan orang lain yang seirama dan mempunyai Chemistry yang sama dengan kita yaitu antara lain  kejujuran, integritas dan ketekunan serta saling melengkapi sesuai profesi dan keahlian masing-masing.

   Kita harus percaya bahwa ada saatnya kita akan ditemukan  oleh ALLAH Sang Maha Pencipta dengan kawan kerja dan kawan bisnis professional yang seirama dalam irama kerja dan kejujuran, ketekunan, disiplin dan yakin adanya ALLAH Sang Maha Pencipta kehidupan ini setelah pencarian dalam waktu yang lama denga segala jatuh bangunnya. .       

Kita harus lah belajar dan menekuni bidang apa yang kita diberikan bakat oleh ALLAH dalam menjalankan kehidupan didunia ini. Memang proses pencarian bakat dan bidang apa yang harus kita pilih dan tekuni memerlukan perjalanan panjang dengan jatuh dan bangun,  malah adanya kadangkala ada rasa putus asa. Namun percayalah bahwa ALLAH Sang Maha Pencipta senantiasa melihat tindak tanduk dan usaha serta semangat kita maupun perasaan sedih, duka, gelisah, ragu2 dan senang, gembira, yakin, percaya diri kita dan seterusnya....  
 
Kita perlu pandai mengelola kesehatan badan baik phisik, mental, spiritual,  intelektual kita, agar kita dapat jalan seimbang dengan keseimbangan alam yang diciptakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta. Dengan  kita bertekun dengan cita-cita kita didalam menenulusiri kehidupan kita, Insya ALLAH dengan izin ALLAH , kita akan dibuatkan jalan oleh ALLAH yang mudah setelah mengalami segala kesulitan, karena usaha adalah tugas kita namun Hasilnya adalah Karunia dan ketetapan  dari ALLAH sebagai cobaan, hadiah malah kadangakala hukuman......dimana kitalah yang harus mendeteksi jatuh keruangan mana hasilnya,  jika kita hendak mengamatinya...wasalam    

No comments:

Post a Comment