Sunday, April 25, 2010

Bebas Menulis

Betul, di Blog ini aku bebas menulis, tentunya dengan menjunjung tinggi kode etik penulisan. Memang dengan kita membuat blog maka kita dapat dengan bebas kapanpun jika kita mau menulis di Blog kita ini. Dengan kemerdekaan untuk menulis ini maka kita bisa dengan cepat menulis apa yang ada di pikiran maupun hati kita untuk kita kemukakan dalam Blog ini.

Yah yang penting dengan bebas menulis,  dapat kita jadikan medan pelatihan bagaimana kita bisa menulis di Blog ini dengan bebas dan bertanggung jawab. Memang sudah menjelang 12 tahun  aku bebas mandiri tidak bekerja dengan suatu organisasi apapun. Namun pada kenyataannya aku juga memerlukan uang untuk dapat hidup sehingga aku harus memutark otak, bagaimana aku bisa menghasilkan adanya uang untuk dapat bertahan hidup ini. Keahlian dan sekaligus hobi apa yang aku dapat jual dan laku yang dapat menghasilkan uang ya.

Katanya sih yang penting ada kiat dan modal kemauan, tapi nampaknya tidak semudah itu untuk dapat bertahan secara kontinui menghasilkan uang. Melalui menulis diblog ini  juga tidak mudah menghasilkan uang. Sudah berlangganan dengan  Amazon serta bergabung dengan HubPages namun hasil nyata yang konkrit bisa menghasilkan uang tidak juga kunjung datang. Malah salah satu Blogku AGUNGSS Experimental Blog oleh Robot Google sedang di Block. Waduh, report juga nih. Segala ilmu seperti FeedBurner aku juga coba tapi belum menghasilkan  hasil yang nyata.

Dengan aku membuat wadah mandiri, ternyata juga tidak semudah itu dapat menghasilkan air hujan rejeki yang kontiniu. Mungkin tenagaku dan stamina menjadi salah satu kendala,  karena aku kan sudah berumur hampir mencapai 60 tahun. Maka aku harus bersyukur aku masih bisa hidup hingga sekarang hampir mencapai 59 tahun. Yang  penting badan harus sehat. Untuk hal mana aku harus menjaga stamina kesehatan dan pola makan dan olah ragaku secara teratur.

Membuka rahasia dapur juga tidak boleh kita lakukan secara blak2an karena bisa report dengan image kita hahaha. Ternyata dalam keadaan Cash flow kita agak seret kita merasa ada kenikmatan lain yaitu perasaan   tak berdaya sehingga kita merasa lemah dan hina didepan ALLAH Maha Pencipta,  sehingga agak aneh pada saat tersebut kita dipaksa untuk secara sadar tuntuk dan patuh kepada ALLAH Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa,  mengakui hanya ALLAH Yang Maha Kuasa dimana kita sebagai manusia ada satu titik nadir,  dimana kita benar-benar tidak berdaya dan merasa Fakir di Hadapan ALLAH Yang Maha Kuasa dan Maha Perkasa.

Maka dengan demikian jika keadaan cash flow kita mempet, dan benar-benar mepet,  ternyata bisa membawa kita menjadi dekat kepada ALLAH, dimana sungguh nikmat perasaan tunduk dan patuh kepada ALLAH tersebut. Memang aneh jalan menuju kepada ALLAH dan merasakan kenikmatan iman ini. Mungkin perasaan nyata kepepet ini menjadikan kita dipaksa tunduk dan mengakui bahwa diri kita pada satu saat akan merasa nyata berada dalam keadaan  lemah mungkin karena umurku juga sudah mulai hampir menjelang akhir 50-an.

Pada keadaan titik  nadir tersebut, perasaan mengakui adanya ALLAH Yang Maha Kuasa sungguh sangat nikmat kita rasakan, sehingga kita benar pasrah dan tunduk kepada ALLAH dan harus sabar dan bertobat  kepada ALLAH dan mengharapkan mendapatkan Rahmat dari ALLAH agar dibukakan pintu jalan keluar menuju keridhoan ALLAH Yang Maha Kuasa.

Memang hidup ini penuh dengan misteri, dimana dengan kita pasrah kepada ALLAH setelah kita mengalami suatu titik nadir dipaling ujung, maka kepasrahan dan ketundukan kepada ALLAH yang kita rasakan terjadi pada diri kita dimana kita mengalami suatu titik buntu, setelah badan kita terasa berada di tahapan tidak lagi sehat dan kuat seperti waktu kita masih muda dahulu. Namun kita harus sabar dan berusaha untuk memutar otak dan kelakuan kita agar kita dapat menjaga pola makan dan olahraga maupun bangun tidur kita untuk berusaha kembali tunduk dan mengakui kebesaran ALLAH Yang Maha Kuasa.

Hidup itu hanya sekali dan sementara didunia ini, dimana jika kita diizinkan ALLAH untuk beriman Insya ALLAH kita percaya kepada hari AKHIRAT yang diciptakan oleh ALLAH sesuai dengan ayat suci Al Quran sebagai kitab suci ALLAH yang diturunkan melalui Nabi dan Rasul untuk menjadi petunjuk dan pedoman kepada kita yang mengakui kitab suci ALLAH tersebut.        

Saturday, April 24, 2010

Bercerita saja

Yah aku membuka komputerku dan bertanya mau ngapain ya pada pagi hari Minggu tanggal 25 April 2010 ini. Hidup itu kita lalui dimana peristiwa demi peristiwa berlalu lalang dihadapan kita. Ada cerita sedih dan duka ada cerita gembira. Semua berjalan bersamaan dan berdampingan.

Jika kita pergi ke mall Pondok Indah misalnya betapa banyaknya manusia berlalu lalang melepaskan kepenatannya di mall PI ini. Ada yang jalan dengan anaknya. Ada yang tertawa dan bercanda dan ada yang ngelamun menerawang entah tujuannya. Ada tempat belanja dan mendengarkan musik maupun tempat mencari makan atau nongkrong dan minum kopi serta snak ringan. 

Begitulah potret sekilas kehidupan di kota Jakarta di Hari Sabtu dimana segala macam manusia mencari tempat untuk melepaskan kepenatannya di mall yang bertebaran di Ibu Kota Jakarta. Manusia memang membutuhkan tempat untuk melepaskan kepenatan. Salah satu alternatif yang dirasakan ada gunanya adalah dengan berjalan lalu lalang ke pusat perbelanjaan Mall ini. Apakah kita hanya sekedar jalan saja atau hanya melepaskan kepenatan terserah yang hendak berjalan ke Mall tersebut.
Ada tempat enak untuk makan yang aku dan keluargaku sukai yaitu di Tempat Makan Mie Tek Tek sebagai salah satu sajiannya. Apa ya nama tempatnya aku masih belum ingat nih, panasaran ya, oy namanya Kari Umbi, dimana setiap kali kesitu aku senantiasa memesan  Mie Tek Tek asyik rasanya.  Apalagi jika masih panas nikmat sekali rasanya. Nah sambil kita makan kita tentunya harus bersyukur kepada ALLAH bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk dapat makan pada hari tersebut.

Jadi jangan lupa bersyukur kepada ALLAH yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk dapat jalan bersama dengan keluarga kita dan makan. Begitulah pada hari Sabtu kemarin aku bersama dengan keluargaku menghilangkan kepenatanku jalan ke Pondok Indah Mall yang berada tidak jauh dari tempat tinggal rumah ku di Cipete. Yah mumpung ada Blog aku cerita saja di Blogku ini. Soalnya aku engga tahu mau cerita apa, yang penting aku bisa mencurahkan isi hatiku pada hari Minggu ini.        

Friday, April 23, 2010

Membangun Kesadaran

Untuk membangun suatu kesadaran adalah memakan waktu dan bukanlah dengan sesuatu yang instant. Tidak ada sesuatu didunia ini yang instant dan seketika. Semua membutuhkan proses dan pengorbanan. Ada jatuh dan bangun, banyak tempaan dan cobaan serta rintangan yang melintang. Namun jika kita mencoba meluruskan kesadaran kita dengan niat yang serius dan tulus Insya ALLAH, dengan Izin ALLAH kita akan dibukakan suatu jalan untuk meneruskan perjalanan membangun kesadaran kita menuju kebenaran dan hakekat kehidupan.

Jika kita mencari suatu jalan yang pintas dan seketika, pastilah hal tersebut akan menyebabkan kerugian atau ada pihak yang dikorbankan secara tidak benar dan fair. Proses membangun kesadaran haruslah ditempuh melalui suatu jalan yang berliku-liku. Dalam dunia yang nyata jika kita hendak mendadak kaya atau mengumpullkan harta tanpa melalui suatu proses yang benar, maka biasanya yang dilakukan adalah dengan suatu jalan yang pintas dimana seringkali yang terjadi,  jika memakan uang rakyat atau negara yang bukan hak kita namakan Korupsi. Dalam tindakan memakan hak orang lain ini khususnya milik Rakyat dan Negara tentunya yang menjadi korban adalah Rakyat sebagai pemilik Negara. 

Jika itu adalah sebuah bangunan, maka ada suatu adukan semen dan pasir misalnya yang takerannya tidak sesuai dengan ukuran dan volume yang seharusnya diterapkan. Maka tentunya terjadi pengorbanan baik atas kekuatan atau volume dan ukuran yang tercantum dalam spesifikasi teknis. Dengan demikian kita haruslah belajar dari hukum alam maupun segala yang terjadi didunia ini, jika terjadinya proses pembangunan baik mental. atau kesadaran untuk mencari kebenaran itu melalui  suatu jalan pintas yang instant tentunya terjadilah penyimpangan keadaan yang tidak seimbang maupun menjadi tak berkekuatan yang kokoh alias rapuh.Dalam menjalani proses tersebut  kadangkala kita frustasi dan mengalami  suatu keadaan atau suasana yang buntu, khususnya jika apa yang kita inginkan belum juga nampak menunjukan hasil yang konkrit dan nyata sesuai dengan apa yang kita bayangkan atau harpkan. Buntu dan cupet rasanya pikiran dan perasaan kita.  

Pada saat demikian dikala rasanya semua jalan sudah buntu, kita dipaksa untuk mengakui ketidak mampuan dan keberdayaan kita sebagai manusia yang terbatas. Pada saat inilah timbul suatu kesadaran akan adanya sesuatu Kekuatan Yang Maha Kuasa yang sedang melihat kita dari satu jarak yang sebenarnya dekat dan lebih dekat dari urat leher kita sendiri, namun kadangkala kita tidak menyadarinya, karena selama ini mungkin kita belum mengalami suatu keadaan yang seolah buntu dan gelap atau samar-samar ini. Pada keadaan inilah kita dipaksa untuk pasrah dan mengakui adanya Sang Maha Kuasa tempat kita mengadu dan meletakan beban yang ada dipunggung kita untuk kita pasrahkan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta.       

Kadangkala menetes air mata mendengarkan suara azan dari kejauhan, dimana kita disaat terjepit ternyata membuahkan suatu perasaan Iman dan Kepercayaan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa yang sangat lezat rasanya yang susah untuk diutarakan dengan kata-kata yang terbatas dengan dimensi materi ini.
Suasana hening kemudian muncul dan kita dapat merasakan sesama insan yang sedang merasakan dalam keadaan kepepet dan tak berdaya sebagai Cobaan dari Sang Maha Kuasa apakah kita masih bersyukur dan mempunyai rasa sabar dan taqwa kepada Suratan yang ditakar dan digariskan atas setiap  insan  manusia untuk meningkatkan dan membangun kesadaran ketaqwaan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa Dan Maha Melihat.  
Agung Supomo Suleiman
23 April 2010   

Tuesday, April 20, 2010

Mohon Ampun dan Tobat

Karena kita masih diberikan kesempatan untuk hidup oleh ALLAH hingga hari ini, maka Insya ALLAH kita dapat memanfaatkan waktu hidup ini untuk mohon ampun dan Tobat kepada ALLAH dan segera memperbaiki diri kita dengan melakukan islah atau perbaikan diri, guna Insya ALLAH mendapatkan berkah dan rahmat ALLAH dalam kehidupan didunia ini sampai waktu yang ditentukan oleh ALLAH.Nasehat diatas aku peroleh tadi pagi sewaktu mendapatkan kuliah subuh dari Ustad Tommy di Mesjid Al - Muchlisin Kompleks Deplu Gandaria Selatan. Surat yang diacu adalah Surat Hud ayat 3 dari Al Quran yang berbunyi : Terjemahannya 

  • Dan hendaklah kamu mohon ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada ALLAH, niscaya DIA akan memberikan nikmat yang baik kepadamu sampai waktu yang ditentukan.Dan DIA akan memberikan karuniaNYA kepada setiap orang yang berbuat baik.Jika kamu berpaling maka sungguh Aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar.
Dengan kita bertobat ini berarti kita tidak boleh lagi keluar dari zona tobat. Jika tidak maka kita dianggap mempermainkan tobat. Jika kita mengabaikan hal ini maka kita akan disiksa oleh ALLAH. Didalam kebaikan ALLAH ada kemarahan ALLAH. 

Surat 16 AN Nahl ayat 119 terjemahannya :

  • Kemudian sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohan, kemudian mereka bertobat setelah itu memperbaiki dirinya, sungguh Tuhanmu setelah itu benar-benar MAHA Pengampun dan Maha Penyayang. 

CARA BERTOBAT

ALLAH memberi solusi cara bertobat : antara lain ( terjemahannya)
  1. Surat 2 ayat 37 ......ucapkan kalimat mohon ampun dan bertobat....
  2. urat 2 ayat 54 pada masa Nabi Musa : taubat dan bunuh diri ...namun sekarang sudah tidak bunuh diri, sehingga syariat Nabi Musa ini sudah tidak berlaku lagi.
  3. Surat 2 ayat 160 ...melakukan segala perbuatan baik untuk menghilangkan/menutup dosa lalu
  4. akui kesalahan seperti Nabi Yunus yang lari dari kaumnya....
  5. Surat 3 ( 195) ...tidak meneruskan perbuatan dosa itu
  6. Jika kita berhubungan dengan manusia maka jika mengambil hak orang lain kita kembalikan hartanya, jika kita bergunjing minta maaf pada orang yang kita gunjing, jika ada hutang kembalikan, namun jika kita tidak mampu membayar hutang karena kita tidak ada uang maka kita minta maaf kepada orang yang memberikan hutang tersebut. 
Jika orang yang kita berhutang atau haknya kita ambil namun orang tersebut sudah meninggal atau kita tidak bisa temukan, maka kita sedekahkan harta atau uang tersebut kepada mesjid mengatas namakan orang tersebut. Kita juga doakan agar orang yang meninggal tersebut di ampuni dosanya dan diterima tobatnya oleh ALLAH.
    Nah, mumpung kita sekarang masih hidup, maka mengingat kita tidak tahu sampai umur berapa kita hidup didunia ini, sebaiknya kita memulia mohon ampun dan tobat kepada ALLAH Yang Maha Pemberi Tobat dan segera melakukan perbaikan dan menambah amal saleh kita dengan ikhlas dan semata-mata mengharapkan Ridho dari ALLAH.

    Tempat bertobat adalah selama kita masih hidup didunia sedangkan jika kita sudah meninggal, kita hanyalah menerima akibat dari perbuatan kita.

    Alangkah indahnya hidup didunia ini jika kita saling memaafkan dan saling mengingatkan agar kita bukan hanya bisa bersahabat didunia melainkan Insya ALLAH sampai Hari Akhirat. Semoga ALLAH memperkenankan doa kita dan Insya ALLAH senantiasa menunjukan kita jalan yang benar dan lurus sesuai dengan petunjuk ALLAH Yang Maha Kuasa.     
     

       

    Monday, April 19, 2010

    Insya ALLAH Qalbu kita terbuka

    Dengan kita berusaha untuk mendengarkan dan membaca AL Quran secara  perlahan-lahan serta mengikuti pengkajian oleh para Ustad di Mesjid dekat rumah kita, Insya ALLAH jika dikehendaki oleh ALLAH sebagai pemberi Hidayah, hati atau qalbu kita dibuat menjadi lembut dari semula keras.
      
    Surat Al Baqarah :74
    • Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.

    ALLAH seringkali memberikan perumpaan hati kita bagaikan bumi yang kering dan mati, mendapatkan siraman air dari langit yang diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta Kehidupan, yang membuat bumi tersebut subur sehingga menyebabkan tanaman bisa tumbuh dengan subur, dan kemudian  tercipta kehidupan didunia ini, dimana air dan tanaman tersebut dapat berguna bagi kehidupan manusia dan binatang yang diciptakan ALLAH hidup didunia. 
    Misalnya dalam Surat Al 'Ankabut :63

    • Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", Katakanlah: "Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).  
     SURAT  Ibrahim :24
    • Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,  
    Al Baqarah :22  
    • Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.
    Kita juga bisa membeli Digital Al Quran di toko Buku biasanya ada di Gunung Agung  atau di Amazon

      Semoga hati kita dizinkan oleh ALLAH untuk dapat dibuka karena ALLAH membatasi antara manusia dan hatinya sesuai firman ALLAH dalam

    Surat Al Anfaal :24

    •  Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

    Saturday, April 17, 2010

    Teguhkan Iman

    Guna dapat membangun suatu kekuatan dan keteguhan jiwa, kita haruslah bersedia untuk tunduk dan patuh kepada Sang Maha Pencipta untuk mengikuti perintahNYA dan menjauhi laranganNYA. Jika tidak ada kitab yang diturunkan oleh ALLAH melalui utusanNYA, para nabi dan Rasul dimana Rasul terakhir adalah Nabi Muhammad S.A.W,  maka alangkah susahnya kita untuk mendapatkan gambaran dari mana kita berasal dan akan kemana kita ini membawa hidup kita, mengingat pada kenyataan setiap manusia akan mengalami wafat dan dipanggil oleh ALLAH jika waktu ajalnya telah tiba. 

    Kalau kita hanya mengandalkan kepada instink kita, masing-masing saja tidaklah cukup,  karena harus ada suatu patokan dasar yang sama yang dapat dibaca secara bersama-sama oleh setiap makhluk yang hendak mengetahui kemana ia akan melanjutkan hidupnya setelah manusia tersebut meninggal.

    Salah satu instrumen yang dapat menangkap sinyal atau tanda-tanda kebesaran ALLAH Sang Maha Pencipta adalah hati kita. Dalam bahasa Al Quran hati ini disebut Qalbu. Namun Qalbu ini memerlukan perangkat untuk berkomunikasi yaitu pikiran kita dimana kita dilengkapai oleh Sang Maha Pencipta dengan diberikan otak yang dapat kita gunakan fungsinya untuk menggunakan Akal kita.  

    Banyak sekali ayat Al Quran dimana ALLAH meminta kita untuk memperhatikan tanda-tanda kebesaran ALLAH misalnya adanya malam dan siang, yang merupakan tanda-tanda kebesaran ALLAH jika kita mau menggunakan Akal pikiran kita.

    Memang ALLAH sangat Maha Pemurah kepada kita dimana dengan diciptakan siang dan malam  oleh ALLAH,  yang dapat berlangsung karena adanya Matahari dan Bulan yang diciptakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta, kita dapat menjalankan kehidupan kita untuk mencari karunia ALLAH dipagi hari dan beristirahat dimalam hari. Semua fenomena alam ini menunjukan kebesaran ALLAH sebagai Pencipta kita. Kita sebaiknya senatiasa  berdoa kepada ALLAH agar kita diberikan hidayah untuk bersedia membaca dan mendengarkan ayat suci AL Quran untuk meneguhkan iman kita, dan hadir dan mendengarkan ceramah dari para Ustad yang telah mempelajari AL Quran tersebut untuk disampaikan kepada kita sebagai umat muslim guna dapat mendapatkan pencerahan dan petunjuk hidup kita didunia dan mengapai kebahagian di akhirat. 

    Tuesday, April 6, 2010

    Kesadaran Memaknai Hidup


    Kesadaran untuk memaknai hidup harus diperjuangkan. Hal ini harus dilakukan oleh kita sebagai manusia agar kita tidak terlena atau lupa akan makna kehidupan kita karena waktu itu cepat berlalu tanpa kita rasakan. Search Amazon.com for Al Quran Guidance

    Kita setiap pagi bangun namun kadangkala kita lewatkan begitu saja makna artinya mulainya Pagi hari dimana dimulai dengan terdengarnya Azan panggilan subuh dari Mesjid yang kedengaran dari rumah kita sebelum terbitnya matahari. Mesjid adalah Rumah ALLAH, dimana kita sebagai pria muslim  harus membangun kharakter disiplin kita untuk bisa mengikuti irama bangun Subuh setelah mendengar Azan subuh untuk bersegera ke Mesjid setelah kita membersihkan badan kita sesuai dengan perintah dan tuntunan ALLAH dan Rasul Muhammad S.A.W.baik dalam Al Quran  maupun Hadist Nabi.

    Alangkah indah dan nikmatnya udara Subuh dimana udaranya penuh  dengan oksigen dan udara yang masih bersih dan segar. Kita bersyukur kepada ALLAH bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk bangun Subuh untuk menunaikan sholat subuh di Mesjid dekat rumah kita berada sesuai dengan perintah dan petunjuk ALLAh dan RasulNYA.

    Memang dipagi hari badan kita sebagai Mikro kosmos, sangat membutuhkan oksigen dan udara bersih  yang disediakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta alam Macro Kosmos guna  kita hisap dan hirup  untuk  masuk kedalam paru-paru kita guna diteruskan untuk mempompa Jantung kita untuk menyalurkan darah keseluruh tubuh kita. 

    ALLAH memang sangat Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada kita dimana jika kita masih diberikan kesempatan hidup disediakan Oksigen dan Udara yang bersih secara gratis dan percuma setelah terjadi proses secara alamiah perputaran Bumi berserta bulan dan Matahari dimana sistem kerja mekanisme alam ini bukan terjadi secara kebetulan melainkan secara pasti dan teratur da yang mendesign dan merancang secara sempura yaitu ALLAH Maha Tunggal Pencipta alam semesta ini.  

    Hal ini adalah sesuai dengan Firman ALLAH dalam Surat Guruh : Quran Surah 13 ayat 2 dan 3 terjemahannya saya kutip dari salah satu sumber di Internet :
    • Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. ( QS 13.2)
    • Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 13:3)
    Dengan demikian kita sebagai muslim harus sangat bersyukur kepada ALLAH yang telah mengutus Rasul Muhammad S.A.W. dimana melalui Nabi telah diturunkan Kitab Suci AL Quran sebagai informasi dari ALLAH mengenai Siapa yang menciptakan dan membentang bumi, yang menutup siang dan malam, yang menundukan matahari dan bulan,  dimana sesuai dengan Surat 13 ayat 2 dan 3 diatas adalah ALLAH. Kemudian ALLAH menyatakan bahwa fenomena alam diatas diatas sesungguhnya menjelaskan dan menunjukkan " Tanda-tanda" Kebesaran ALLAH, bagi kaum yang memikirkan. 

    Begitu juga ALLAH menerangkan bahwa peredaran matahari dan bulan tersebut akan beredar samapi waktu yang ditentukan, sehingga hal diatas merupakan penjelasan tanda-tnda kebesaran ALLAH supaya kita yakin adanya pertemuan dengan ALLAH setelah waktu beredarnya Matahari dan bulan mencapai waktu yang ditentukan.      

    Untuk membangun rasa bersyukur dan beriman kepada ALLAH ini kita harus  senantiasa mohon kepada ALLAH untuk senantiasa diberikan petunjuk dan dibuka hati kita untuk dapat menerima ajaran dan pelajaran ALLAH dalam Al Quran ini, guna kita bisa Insya ALLAH hidup sesuai dengan tuntunan dan petunjuk dari ALLAH Sang Maha Pencipta Kehidupan ini hingga tiba waktu ajal kita. Amien. 

    Jika kita menjauhkan diri kita dari ingat kepada ALLAH, maka syaitan akan senantiasa berusaha membisikan kepada kita pikiran jahat yang tidak diridhoi oleh ALLAH sesuai dengan Surat Al ' Araf ayat 17 .  Terjemahan :

    ".... kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

    Selanjutnya kita mendapatkan infoirmasi dari ALLAH dalam Surat Al Quran Surat AL 'Araf ayat 27 :
    Quote:
    Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
    Unquote :

    Karenya kita harus berusaha untuk secara konsisten senantiasa membangun kedekatan kita  kepada  ALLAH dan senantiasa mohon perlindungan kepada ALLAH  Yang Maha Pelindung  dari gangguan Syaitan yang merupakan musuh nyata kita ini,karena ALLAH telah menjadikan syaitan-syaitan sebagai pemimpin-pemimpin bagi orang yang tidak beriman. 
    Mudah-mudahan kita dapat memulai membangun Kesadaran Mamaknai Hidup didunia ini yang bersifat sementara, karena kehidupan yang lebih kekal dan nyata adalah kehidupan di AKHIRAT. 

    Monday, April 5, 2010

    Kebersamaan dengan ALLAH

    Paada hari Minggu April 2010, kita mendapatkan pengajaran pengajian dari Ustad Furqon di Mesjid Al Muchlisin Cipete, Kompleks Deplu, Gandaria Selatan.
    Bagaimana atau seberap mudah kita bisa menyertakan ALLAH

    Untuk menjawab pertanyaan ini menurutnya harus ada sesuatu alasan yang kita miliki untuk kita bisa mengundang menyertakan ALLAH.
    Di Al Quran ada kisah Abu Bakar sewaktu bersembunyi bersama dengan Nabi Muhammad S.A.W. dimana Nabi menyatakan jika ada 2 orang berkumpul maka ada yang ketiga yaitu ALLAH.
    Pada Surat Taubah Surat 9 ada La Talizan innalaha.....
    Peristiwa hijrahnya Nabi dan Abubakar terekam dalam Al Qur’an Al Karim, dalam surat At Taubah, yang terjemahannya berbunyi:
    • Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:"Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita". Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 9:40)

    Bagaimana agar kita bisa melaksanakan hal ini pada keseharian kita.Betapa pentingnya kita menyertakan ALLAH Untuk hal ini kita perlu mengenal ALLAH.

    Ada beberapa Hal penting yang perlu kita laksanakan :
    1. Mengesakan ALLAH dan tidak mensyerikatkan ALLAH. Ad Hadist yang menyebutkan kecemburuan ALLAH. Tiadak ada yang lebih cemburu melebihi cemburunya ALLAH. ALLAH tidak mau diduakan. Musriki adalah tinakan yang tidak bisa dimaafkan oleh ALLAH. Ada juga syirik kecil misalnya Riya pengen didengar dan dpiandang oleh orang. Kita sering menjadikan peristiwa dimana kita tidak menyertakan ALLAH. 
    2. Jujurlah kepada ALLAH. Kita diminta untuk mengingat kisah Ibrahim ayng sidiqih - Jujur kepada ALLAH.
    3. Bersangka baik kepada ALLAH pada saat sangat sedih dan susah atau senang.. Untuk hal ini kita perlu latihan.
    4. Senantiasa menyebut ALLAH.Ada Hadits ynag menyebut lidah tidak pernah kering dari dzikir menyebut nama ALLAH
    5. terus menerus - membaca Al Quran- walaupun sedikit.
    6. Senantiasa istiqamah
    7. ALLAH menyukai yang baik - kita berinteraksi dengan yang baik bersih yang diRidhoi ALLAH.
    8. Berusahalah menjadi kekasih ALLAH.
    High Achievement - mengerjakan yang disukai ALLAH. Ingat urusan Akhirat tidak bisa diwakilkan.Ciri 2 jika kita menyertakan ALLAH adalah Sabar sesuai Al Quran, Taqwa.