Sunday, February 21, 2010

Siklus Perputaran Sistim Kehidupan

Alangkah menarik bagi kita yang senang mengamati kehidupan di alam Raya yang diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Kuasa. Saya saat ini rasakan adanya kesadaran pemahaman bahwa perputaran siklus manusia tidak ada bedanya dengan perputaran pagi dan petang hingga malam hari.

Jika Subuh telah tiba  kita sebagai manusia yang bergama Islam,  diminta oleh ALLAH untuk bangun dan wudhu serta Sholat Subuh. Nah jika kita amati pada Subuh hari jika kita berangkat menuju Mesjid, udara terasa sangat sejuk dan segar. Hal ini sama dengan keadaan kita sewaktu  baru saja dengan izin ALLAH lahir kedunia ini. Kita sebagai bayi masih segar dan bersih.

Suasana udara Subuh dipagi hari terasa nyaman sekali kita nikmati. Udaranya bersih dan sejuk, begitu juga seorang bayi adalah segar dan sejuk untuk kita pandang. Setiap manusia jika melihat bayi akan merasakan kesejukan sehingga kita seringkali lupa dengan kesumpekan pikiran kita jika kita memandangi seorang bayi yang baru lahir dan masih segar, enak dan nyaman dipandang.

Dikala sudah duha, jam 8.00 - 9 pagi adalah sama dengan masa remajanya kita. Memang siklus kehidupan kita relatif sama dengan perputaran siklus kehidupan yang dipresentasikan dengan Subuh pagi, duha, lohor dimana terik matahari sedang mencorong ibaratnya umur manusia yang sedang energik panas sekali. Pada saat Lohor kita sebagai umat Muslim diminta oleh ALLAH untuk melakukan Sholat Lohor yaitu sholat pada siang hari dimulai jam 12.00.  Pada seorang manusia yang sedang mencapai masa Lohor, kita  pahami bahwa manusia tersebut Energinya sedang maksimal namun akan siap untuk menuju pada Putaran menurun menuju Ashar atau sore hari. 




Dikala ashar tiba. jika kita samakan dengan umur manusia, saya  merasakan bahwa umur manusia termasuk diriku yang kini telah menjelang umur 60 tahun, adalah umur sore hari menjelang  magrib. Dengan belajar mengamati alam termasuk pergerakan pagi hingga malam ini, kita dapat belajar  dan   diharapkan untuk pandai menyesuaikan diri kita dengan siklus tersebut.

Pada saat umur kita Ashar terasa bahwa kita berada dalam keadaan Sore hari, dimana sinar Mataharinya sudah tidak terik lagi melainkan lembut,  sehingga diharapkan kita sebagai manusia dalam umur tersebut bertindak seperti keadaan  alam pada sore hari baik  terhadap manusia serta makluk sekelilingnya. Ini merupakan pemahaman dan tafsiran pikiran dan penangkapan saya atas Siklus Umur dikaitkan dengan Siklus Perputaran Pagi hingga Malam,  pada saat saya dengan Izin ALLAH telah menginjak umur 58 tahun menuju 59 tahunan.


Jika Azhar tiba kita diminta oleh ALLAH untuk sholat Ashar. 

Dalam keadaan umur Azhar  kita sebaiknya memperbanyak ingat kepada ALLAH yang telah banyak memberikan kita kehidupan berupa rejeki, kesehatan, rumah, ilmu, pengalaman, keturunan dan harus pandai  beryukur, sehingga pada umur tersebut kita diharapkan juga harus menyesuaikan diri dan belajar dengan keadaan alam pada saat Ashar tersebut.

Dalam Surat Lukman (31) ayat 29  dari Kitab Suci Al Quran : Allah meminta kita untuk memperhatikan:( terjemahan Bahasa Indonesianya) :
  • Tidaklah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya ALLAH memasukan malam kedalam siang dan memasukan siang kedalam malam dan DIA tundukan matahari dan bulan, masing-masing berjalan sampai waktu yang ditentukan dan sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 
Dari perjalanan kehidupan kita didunia ini, saya merasakan adanya Micro Cosmos dan Macro Cosmos antara kehidupan perputaran  Harian pagi hingga malam, dengan perputaran kehidupan umur kita sebagai manusia yang diciptakan oleh ALLAH. Perputaran pergerakan siklus pagi dan malam yang diciptakan oleh ALLAH  terkait juga dengan belahan bumi yang terkena Matahari dipagi hari dan Sinar Bulan dimalam hari adalah sama dengan perputaran kehidupan kita. 

Hal ini berlangsung dan dialami oleh manusia hingga pada akhirnya manusia tersebut  yang semula datangnya sendiri ke bumi akan kembali kepada ALLAH juga sendiri.

Tulisan aku ini hanya sekedar perenungan dan pemahaman oleh seorang manusia yang telah diberikan izin oleh ALLAH untuk dapat hidup mencapai umur Azhar menjelang Magrib. Mudah- mudahan dapat menjadi bahan perenungan bagi saya yang kini senang menulis di blog pada dunia maya ini.          

Fakta Keberadaan Kita Di Dunia

Memang menulis itu nampaknya bagi sebagian orang merupakan suatu kenikmatan tersendiri. Kita haruslah bersyukur kepada ALLAH Yang Maha Kuasa bahwa kita bisa mempunyai kemauan dan kemampuan untuk mau menulis. Dengan kita menulis atau mengetik didalam Blog kita ini maka  terasa sekali ada saluran untuk mengemukakan pandangan dan pikiran kita. 




Nah,  terkait dengan judul Blog yang berjudul Nikmatnya Iman., aku senang menulis mengenai hal yang terkait dengan hasil ciptaan dari Sang Maha Pencipta ini. Kita semua manusia merupakan ciptaan dari ALLAH Yang Maha Kuasa. Baik kita mau mengakui atau kita mengingkari, faktanya kita berada dan hidup didunia ini sebagai suatu fakta dan kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri adanya. Dengan kita bisa menulis dalam blog ini saja kita haruslah patut beryukur, bahwa kita masih diberi kemampuan untuk mau dan dapat menulis pikiran dan apa yang ada dalam benak kita melalui tulisan di blog ini.

Bukankah  ini merupakan wujud dari keberadaan kita didunia ini, dimana kita berada didunia ini bukanlah karena kemauan kita melainkan ditiupkan roh kita kedalam tubuh phisik kita sehingga melalui proses pertumbuhan ini kita bisa dilahirkan dan berada didunia ini.  

Kelahiran dan keberadaan kita didunia ini bukanlah merupakan suatu kebetulan, melainkan atas kehendak dan kemauan dari ALLAH Sang Maha Pencipta. Kita sebagai manusia setelah melakukan perkawaian  dapat melakukan hubungan biologis dimana pada akhirnya kaum ibu atau wanita dapat mengandung dan melahirkan anak setelah melakukan hubungan biologis tersebut. 

Namun adanya atau dapat terjadinya kehidupan anak  dalam rahim ibunya bukanlah kekuasan kita, karena kita hanya dapat berusaha mengadakan hubungan perkawinan dan  hubungan biologis, dimana setelah itu kita  berdoa kepada ALLAH dan mengharapkan untuk dapat mempunyai keturunan dengan izin ALLAH, dimana  sperma dan ovum yang bertemu  akan menghasilkan suatu janin yang kemudian tumbuh berkembang menjadi  anak dalam rahim dan kandungan isteri kita. Keberadaan dari adanya dan terjadinya anak adalah karena adanya kehendak, kemauan dan izin dari ALLAH Yang Maha Kuasa Menciptakan Kehidupan ini.

Hal ini tercantum dalam Al Quran sebagaimana kita temukan dalam website berikut INI :yang antara lain adalah :

  • Alaqah (QS Qiyaamah 38) “Kemudian sperma dan air mani itu menjadi segumpal darah (berbentuk seperti lintah)”. (QS Mu’minun 14) “Kemudian sperma dan air mani itu Kamijadikan segumpal darah (berbentuk seperti lintah)”
  • Mudghah (QS Infithaar 7) “Allah yang telah menciptakan kamu lalu....., (QS Qiyaamah 38) “Allah yang telah menciptakan kamu...,(QS Mu’minun 14) “Kemudian kami jadikan segumpal darah itu (berbentuk seperti lintah) kami jadikan segumpal daging (Mudghah)....
    • Izam (QS Infithaar 7) “........menyempurnakan kejadianmu, (QS Qiyaamah 38) “...Allah menciptakannya dan menyempurnakannya“, (QS Mu’minun 14) “......dan segumpal daging (Mudghah) itu kami jadikan tulang belulang(Izam).
      • Lahm[/b[ (QS Infithaar 8) [b]“......dan membentuk tubuhmu sesuai dengan yang Dia kehendaki,“....lalu Allah menyempurnakannya, (QS Mu’minun 14) “....kemudian kami bungkus tulang belulang itu dengan daging (lahm : otot daging)
        • (QS Qiyamaah 38) Nash’ah (QS Infithaar 8) “....Dia menyusun tubuh-tubuhmu, (QS Qiyamah 39) “ .. Allah menjadikannya sepasang laki-laki dan perempuan“, (QS Mu’minun 14) “...Kami jadikan makhluk yang berbentuk lain.....
         Begitulah, kita sebagai manusia di harapkan dapat memikirkan mengapa kita berada dan diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta didunia ini.
        Kita tidak boleh hanya secara rutin mengikuti irama kehidupan tanpa adanya kesadaran atas perenungan dan pemikiran adanya Makna dan Hakekat  yang lebih dalam atas pertanyaan : Mengapa kita diadakan dan diciptakan oleh ALLAH untuk hidup didunia ini. Jika kita berusaha memaksakan diri kita untuk mau membaca alam serta petunjuk dari Firman ALLAH dalam kitab suciNYA AL Quran sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah Sang Maha Pencipta melalui Rasul NYA yaitu Nabi Mohammad S.A.W.  maka Insya ALLAH, ALLAH akan memberikan kita hidayah, petunjuk dan sinar kepada kita melalui Al Quran tersebut guna kita dapat keluar dari Kegelapan dan Kebingungan menuju kepada Penerangan Cahaya ILAHI.
        Kita haruslah berusaha menumbuhkan dan membangun rasa Iman kita dengan mendengarkan dan membaca ayat Suci Al Quran, serta meresapi, memahami dan melaksanakan i8si kandungan Al Quran  agar kita tidak tersedat didalam menempuh kehidupan kita didunia ini yang penuh dengan tantangan dan cobaan. 
           
           

        Tanda-tanda Kebesaran ALLAH

        Jika kita melihat semua jenis buah2an didunia ini, dimana dari sudut kulitnya saja  sudah berbeda gaya dan modelnya, hal mana semua menunjukkan adanya Kebesaran Kekuasaan dari Sang Maha Pencipta dari buah-buahan tersebut. Kulit duren dari luarnya berbentuk sangat unik penuh dengan ujung yang tajam, dimana jika kita kupas akan terlihat tebal kulit dan tampak bagian dalamnya. Begitu juga jika kita amati jeruk maka kulitnya gampang kita kupas dimana bagian dalamnya tidak menempel dengan jeruknya.   




        Jika kita kupas buah manggis lain lagi bentuk kulitnya,  dimana jika kita kupas maka nampak indahnya pembungkus dari buah manggis ini. Buah anggur kulitnya sangat tipis, begitu juga buah pisang kulitnya bisa kita kupas dengan mudahnya. Buah delima kulitnya juga unikyang berbeda dengan kulit buah lainnya

        Semua jenis buah-buahan ini tidak terjadi dengan sendirinya melainkan harus dan wajib ada yang mendesign dan menciptakannya. Proses terjadinya saja sangat unik dimana mulai dari adanya biji dan bibit yang ditanam dimedia tanah yang kemudian jika kita siram dengan air  atau jika terkena hujan,  maka dari bibit biji tersebut akan tumbuh menjadi tanaman dimana ada akarnya, batangnya dan rantingnya yang berbeda dan gaya bentuknya antara satu jenis dan species tanaman dengan tanaman yang lain. Kesemuanya ini tidak terjadi dengan sendirinya melainkan ada yang menciptakan dan merancangnya dengan sangat bagus dan jelas.

        Musim buah tersebut dalam 1 bulan juga berbeda, ada musim Duren, ada musim Rambutan, ada musim mangga. Jadi pertumbuhan dari tanaman tersebut serta menghasilkan buahnya jika kita kaitkan dengan masa waktu akan berbeda satu dengan lainnya. Hal ini bukan terjadi dengan sendirinya maupun serba kebetulan melainkan harus ada yang merencanakan dan mendesignyya baik tempat tumbuhnya maupun masa berbuahnya.
        Sungguh ALLAH sangat hebat dalam menciptakan buah2an tersebut diatas, sehingga kita haruslah pandai mengamati alam semesta ini dengan menggunakan akal pikiran kita sebagaimana ALLAH telah meminta kita untuk memperhatikan alam semesta dan ciptaan ALLAH dengan seksama guna mendekatkan diri kita kepada ALLAH Sang Maha Pencipta.

        Tuesday, February 9, 2010

        Mencari Makna Hidup

        Dalam kehidupan seorang manusia ada hal yang menarik untuk ditelusuri perjalanan kehidupan dari setiap manusia. Jika anda senang mendengarkan cerita dari setiap orang yang anda temui khususnya teman lama anda yang sudah lama tidak ketemu semenjak dahulu sekolah atau kuliah akan sangat menarik.

        Hal yang menarik adalah karena anda telah kenal teman anda sewaktu masih sekolah atau kuliah, dimana kita mengenalnya dengan apa adanya sama-sama sekolah atau kuliah dan belum ada penghasilan ataupun pangkat yang disandangnya. Jika kita kemudian ketemu setelah 30 tahun tidak bertemu akan sangat menarik untuk mendengarkan perjalanan kehidupannya dimana kita bisa berusaha untuk menyimak makna dari kehidupan nyata dari setiap manusia yang diberikan kesempatan untuk berada didunia ini oleh Sang Maha Khalik dan Maha Pencipta.



        Masing-masing dari teman kita terbentuk dengan keadaan dan pengalaman yang dialaminya, dimana ada yang senang menikmati kehidupan karena kini telah pensiun sehingga ada hobi baru yang diceritakan kepada kita,  misalnya ada teman kita yang senang mempunyai hobi naik sepeda, sehingga dia merasa lebih sehat dan menikmati hidup ini dengan bersepeda. Dari semula hobi pada akhirnya mengenal istilah dalam bersepeda misalnya istilah down hill. Wah, jika kebetulan ada teman lainnya yang juga senang naik sepeda, akan tambah menarik akan ceritanya dan akan bersambung dan membuat suasana menjadi  lebih hangat untuk kita dengarkan. 
        Ada kawan lain yang senang menikmati jalan-jalan bersama dengan isterinya dimana sangat menarik karena perjalanan serta tiket yang dibeli adalah melalui penelusuran di Internet untuk mendapatkan informasi harga yang terjangkau dan relatif murah. Perjalanan selama 1 minggu dari Senin ketemu Senin untuk jalan ke Hanoi dan Saigon serta pengalaman perjalanan naik taksi di kota Hanoi dan Saigon sangat menarik untuk kita dengarkan. Kebetulan aku merasakan mendapatkan cerita serta oleh2 kacang yang sangat enak untuk dimakan serta lumpia gulung dari Vietnam. Wah asyik banget ceritanya, sehingga menambah wawasan kita untuk mencari makna dari kehidupan ini.

        Setiap manusia mempunyai pengalaman hidup yang sangat menarik untuk dimaknai, karena  dunia ini terdiri dari berbagai manusia dengan berbagai keinginan dan pilihan gaya dan cara hidup yang disenangi, hal mana sangat menarik untuk kita simak.

        Ada beberapa kawan kita yang hobinya membantu kawannya untuk dapat bersemangat hidup dan mencari cara dan kiat untuk dapat berguna dan mempunyai penghasilan dikala kita sudah berumur.  Wah menarik sekali untuk mendengarkan ceritanya, karena dia sangat menikmati untuk menampung dan membantu kawan-kawannya untuk dapat mendapatkan penghasilan atau harapan adanya penghasilan dikala kita sudah mulai secara phisik melemah.

        Dengan kita rajin mendengarkan cerita dari kawan-kawan kita maka tentunya hal ini akan menambah wawasan dan nuansa baru bagi kita untuk mencari makna dan hikmah dari kehidupan ini, sebagai suatu yang nyata dan ada dalam kehidupan nyata yang diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta Kehidupan ini. .   




          

        Sunday, February 7, 2010

        Hanya Kepada ALLAH kita Meminta Tolong

        Sesuai dengan ajaran ALLAH dalam Kitab suciNYA dalam Al Quran, hanya kepada ALLAH saja kita mohon pertolongan dan menggantungkan diri kita. Manusia harus berikhtiar dan berdoa dan hanya kepada ALLAH saja,  manusia itu harus menggantungkan dirinya. Dalam keadaan apapun baik itu senang atau sedih kita harus senantiasa ingat dan berdzikir kepada ALLAH. Jika kita tidak mengingat ALLAH maka bisikan dari syaitan akan datang dan menggoda kita untuk melakukan suatu tindakan yang menjauhkan kita dari  mengingat ALLAH.

        Kadangakala kita merasa tak berdaya dan tidak bisa berpikir yang lurus dalam suatu saat dalam kehidupan kita. Dalam keadaan ini kita benar merasa tak berdaya dan sebagai manusia kita sadar bahwa kita terbatas dalam kemampuan dan keberdayaan kita. Secara phisik kita sebagai manusia tadinya lemah menjadi kuat dan kembali menjadi lemah kembali. 

        Dalam keadaaan phisik kita sudah mulai melemah, maka kita menjadi sadar bahwa manusia itu kekuatan phisiknya terbatas, sehingga akan jelas mempengaruhi produktivitas kerjanya. Dalam keadaan demikian kita harus pandai mengelola kehidupan kita baik secara phisik,  mental dan spiritual. Dikala kita telah menginjak umur lebih dari 55 keatas mendekati umur 60 tahun, kita merasa bahwa kita harus belajar kembali bagaimana  kita dapat melanjutkan kehidupan kita agar tetap dapat menjaga kestabilan pihisik, mental dan spiritual kita.     

        Olahraga seperti jalan kaki haruslah kita lakukan untuk mempertahankan kekuatan daya tubuh kita. Jika kita melakukan usaha sendiri apalagi terkiat dengan menjual jasa, maka kesehatan dan stamina kita merupakan hal yang sangat penting kita jaga. Kita tidak bisa melawan hukum alam yang ditetapkan oleh ALLAH yang MAHA Kuasa. Kita harus belajar dari alam ini termasuk belajar mengambil hikmah dan makna dari kehidupan dunia ini. Sewaktu kita masih berumur dibawah umur 50-an rasanya badan ini begitu kuat dan sehat, sehingga terasa seakan-akan kita dapat melakukan banyak hal didunia ini. Namun dalam langkah kelanjutan perjalanan hidup ini, terasa bahwa setelah kita melewati umur 55 an keatas, badan phisik kita jika kita tidak jaga dengan baik, akan terasa lelah dan capai. Pola makan, bangun, tidur serta bekerja akan sangat terpengaruh dalam melanjutkan kehidupan kita ini.

        Kadangkala kita merasa kurang percaya diri lagi. Namun karena kita berusaha untuk beriman kepada ketentuan dari ALLAH  Sang Maha Pencipta, maka kita tidak boleh berputus asa, melainkan kita harus pandai bersyukur kepada ALLAH yang telah memberi kita kesempatan untuk dapat hidup lebih dari 55 tahun keatas. 

        Cita-cita kita yang semula dapat ditunjang dengan kekuatan badan phisik kita, akan jelas berpengaruh jika kita telah menginjak usia diatas 55 tahun. Kita terasa akan memasuki suatu tahapan kehidupan baru dimana kita harus pandai belajar lagi memanage pola kehidupan kita, agar setidak-tidaknya tidak menyusahkan orang lain disekeliling kita.   Kita harus berani menghadapi fakta bahwa kita telah berumur namun kita harus berusaha untuk tidak menyusahkan diri kita maupun orang lain. 

        Kepada ALLAH kita harus meminta tolong agar diberikan kekuatan untuk dapat menjalankan kehidupan ini untuk senantiasa ingat dan melakukan tindakan dan langkah yang diridhoi oleh ALLAH Yang Maha Pengasih. Kita harus pandai bersyukur atas segala hal yang telah diberikan oleh ALLAH kepada kita selama kita hidup didunia ini dan Insya ALLAH dapat melanjutkan hidup kita dengan tidak menyusahkan orang lain disekitar kita.