Sunday, February 7, 2010

Hanya Kepada ALLAH kita Meminta Tolong

Sesuai dengan ajaran ALLAH dalam Kitab suciNYA dalam Al Quran, hanya kepada ALLAH saja kita mohon pertolongan dan menggantungkan diri kita. Manusia harus berikhtiar dan berdoa dan hanya kepada ALLAH saja,  manusia itu harus menggantungkan dirinya. Dalam keadaan apapun baik itu senang atau sedih kita harus senantiasa ingat dan berdzikir kepada ALLAH. Jika kita tidak mengingat ALLAH maka bisikan dari syaitan akan datang dan menggoda kita untuk melakukan suatu tindakan yang menjauhkan kita dari  mengingat ALLAH.

Kadangakala kita merasa tak berdaya dan tidak bisa berpikir yang lurus dalam suatu saat dalam kehidupan kita. Dalam keadaan ini kita benar merasa tak berdaya dan sebagai manusia kita sadar bahwa kita terbatas dalam kemampuan dan keberdayaan kita. Secara phisik kita sebagai manusia tadinya lemah menjadi kuat dan kembali menjadi lemah kembali. 

Dalam keadaaan phisik kita sudah mulai melemah, maka kita menjadi sadar bahwa manusia itu kekuatan phisiknya terbatas, sehingga akan jelas mempengaruhi produktivitas kerjanya. Dalam keadaan demikian kita harus pandai mengelola kehidupan kita baik secara phisik,  mental dan spiritual. Dikala kita telah menginjak umur lebih dari 55 keatas mendekati umur 60 tahun, kita merasa bahwa kita harus belajar kembali bagaimana  kita dapat melanjutkan kehidupan kita agar tetap dapat menjaga kestabilan pihisik, mental dan spiritual kita.     

Olahraga seperti jalan kaki haruslah kita lakukan untuk mempertahankan kekuatan daya tubuh kita. Jika kita melakukan usaha sendiri apalagi terkiat dengan menjual jasa, maka kesehatan dan stamina kita merupakan hal yang sangat penting kita jaga. Kita tidak bisa melawan hukum alam yang ditetapkan oleh ALLAH yang MAHA Kuasa. Kita harus belajar dari alam ini termasuk belajar mengambil hikmah dan makna dari kehidupan dunia ini. Sewaktu kita masih berumur dibawah umur 50-an rasanya badan ini begitu kuat dan sehat, sehingga terasa seakan-akan kita dapat melakukan banyak hal didunia ini. Namun dalam langkah kelanjutan perjalanan hidup ini, terasa bahwa setelah kita melewati umur 55 an keatas, badan phisik kita jika kita tidak jaga dengan baik, akan terasa lelah dan capai. Pola makan, bangun, tidur serta bekerja akan sangat terpengaruh dalam melanjutkan kehidupan kita ini.

Kadangkala kita merasa kurang percaya diri lagi. Namun karena kita berusaha untuk beriman kepada ketentuan dari ALLAH  Sang Maha Pencipta, maka kita tidak boleh berputus asa, melainkan kita harus pandai bersyukur kepada ALLAH yang telah memberi kita kesempatan untuk dapat hidup lebih dari 55 tahun keatas. 

Cita-cita kita yang semula dapat ditunjang dengan kekuatan badan phisik kita, akan jelas berpengaruh jika kita telah menginjak usia diatas 55 tahun. Kita terasa akan memasuki suatu tahapan kehidupan baru dimana kita harus pandai belajar lagi memanage pola kehidupan kita, agar setidak-tidaknya tidak menyusahkan orang lain disekeliling kita.   Kita harus berani menghadapi fakta bahwa kita telah berumur namun kita harus berusaha untuk tidak menyusahkan diri kita maupun orang lain. 

Kepada ALLAH kita harus meminta tolong agar diberikan kekuatan untuk dapat menjalankan kehidupan ini untuk senantiasa ingat dan melakukan tindakan dan langkah yang diridhoi oleh ALLAH Yang Maha Pengasih. Kita harus pandai bersyukur atas segala hal yang telah diberikan oleh ALLAH kepada kita selama kita hidup didunia ini dan Insya ALLAH dapat melanjutkan hidup kita dengan tidak menyusahkan orang lain disekitar kita.  

 


No comments:

Post a Comment