Sunday, February 21, 2010

Fakta Keberadaan Kita Di Dunia

Memang menulis itu nampaknya bagi sebagian orang merupakan suatu kenikmatan tersendiri. Kita haruslah bersyukur kepada ALLAH Yang Maha Kuasa bahwa kita bisa mempunyai kemauan dan kemampuan untuk mau menulis. Dengan kita menulis atau mengetik didalam Blog kita ini maka  terasa sekali ada saluran untuk mengemukakan pandangan dan pikiran kita. 




Nah,  terkait dengan judul Blog yang berjudul Nikmatnya Iman., aku senang menulis mengenai hal yang terkait dengan hasil ciptaan dari Sang Maha Pencipta ini. Kita semua manusia merupakan ciptaan dari ALLAH Yang Maha Kuasa. Baik kita mau mengakui atau kita mengingkari, faktanya kita berada dan hidup didunia ini sebagai suatu fakta dan kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri adanya. Dengan kita bisa menulis dalam blog ini saja kita haruslah patut beryukur, bahwa kita masih diberi kemampuan untuk mau dan dapat menulis pikiran dan apa yang ada dalam benak kita melalui tulisan di blog ini.

Bukankah  ini merupakan wujud dari keberadaan kita didunia ini, dimana kita berada didunia ini bukanlah karena kemauan kita melainkan ditiupkan roh kita kedalam tubuh phisik kita sehingga melalui proses pertumbuhan ini kita bisa dilahirkan dan berada didunia ini.  

Kelahiran dan keberadaan kita didunia ini bukanlah merupakan suatu kebetulan, melainkan atas kehendak dan kemauan dari ALLAH Sang Maha Pencipta. Kita sebagai manusia setelah melakukan perkawaian  dapat melakukan hubungan biologis dimana pada akhirnya kaum ibu atau wanita dapat mengandung dan melahirkan anak setelah melakukan hubungan biologis tersebut. 

Namun adanya atau dapat terjadinya kehidupan anak  dalam rahim ibunya bukanlah kekuasan kita, karena kita hanya dapat berusaha mengadakan hubungan perkawinan dan  hubungan biologis, dimana setelah itu kita  berdoa kepada ALLAH dan mengharapkan untuk dapat mempunyai keturunan dengan izin ALLAH, dimana  sperma dan ovum yang bertemu  akan menghasilkan suatu janin yang kemudian tumbuh berkembang menjadi  anak dalam rahim dan kandungan isteri kita. Keberadaan dari adanya dan terjadinya anak adalah karena adanya kehendak, kemauan dan izin dari ALLAH Yang Maha Kuasa Menciptakan Kehidupan ini.

Hal ini tercantum dalam Al Quran sebagaimana kita temukan dalam website berikut INI :yang antara lain adalah :

  • Alaqah (QS Qiyaamah 38) “Kemudian sperma dan air mani itu menjadi segumpal darah (berbentuk seperti lintah)”. (QS Mu’minun 14) “Kemudian sperma dan air mani itu Kamijadikan segumpal darah (berbentuk seperti lintah)”
  • Mudghah (QS Infithaar 7) “Allah yang telah menciptakan kamu lalu....., (QS Qiyaamah 38) “Allah yang telah menciptakan kamu...,(QS Mu’minun 14) “Kemudian kami jadikan segumpal darah itu (berbentuk seperti lintah) kami jadikan segumpal daging (Mudghah)....
    • Izam (QS Infithaar 7) “........menyempurnakan kejadianmu, (QS Qiyaamah 38) “...Allah menciptakannya dan menyempurnakannya“, (QS Mu’minun 14) “......dan segumpal daging (Mudghah) itu kami jadikan tulang belulang(Izam).
      • Lahm[/b[ (QS Infithaar 8) [b]“......dan membentuk tubuhmu sesuai dengan yang Dia kehendaki,“....lalu Allah menyempurnakannya, (QS Mu’minun 14) “....kemudian kami bungkus tulang belulang itu dengan daging (lahm : otot daging)
        • (QS Qiyamaah 38) Nash’ah (QS Infithaar 8) “....Dia menyusun tubuh-tubuhmu, (QS Qiyamah 39) “ .. Allah menjadikannya sepasang laki-laki dan perempuan“, (QS Mu’minun 14) “...Kami jadikan makhluk yang berbentuk lain.....
         Begitulah, kita sebagai manusia di harapkan dapat memikirkan mengapa kita berada dan diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Pencipta didunia ini.
        Kita tidak boleh hanya secara rutin mengikuti irama kehidupan tanpa adanya kesadaran atas perenungan dan pemikiran adanya Makna dan Hakekat  yang lebih dalam atas pertanyaan : Mengapa kita diadakan dan diciptakan oleh ALLAH untuk hidup didunia ini. Jika kita berusaha memaksakan diri kita untuk mau membaca alam serta petunjuk dari Firman ALLAH dalam kitab suciNYA AL Quran sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah Sang Maha Pencipta melalui Rasul NYA yaitu Nabi Mohammad S.A.W.  maka Insya ALLAH, ALLAH akan memberikan kita hidayah, petunjuk dan sinar kepada kita melalui Al Quran tersebut guna kita dapat keluar dari Kegelapan dan Kebingungan menuju kepada Penerangan Cahaya ILAHI.
        Kita haruslah berusaha menumbuhkan dan membangun rasa Iman kita dengan mendengarkan dan membaca ayat Suci Al Quran, serta meresapi, memahami dan melaksanakan i8si kandungan Al Quran  agar kita tidak tersedat didalam menempuh kehidupan kita didunia ini yang penuh dengan tantangan dan cobaan. 
           
           

        No comments:

        Post a Comment