Saturday, January 9, 2010

Explorasi Iman

Yah aku kini membuka Blog baru bahasa Indonesia mengenai Nikmatnya Iman. Aku berkeinginan untuk menulis dalam Blog Bahasa Indonesia yang khusus membicarakan masalah keimanan. Aku bukanlah ahli agama namun aku berkeinginan untuk membuka Blog ini dan menulis segala macam perasaan dan rasa gundah gulah baik gelisah maupun ketenangan, serta segala masalah pencarian dan penelusuran mengenai kehidupan ini serta pertanyaan kenapa kita berada dan hidup didunia ini ? maupun segala aspek misterius dalam kehidupan ini yang seringkali kita alami dan membutuhkan suatu jawaban yang dapat memuaskan,  menenangkan dan memberikan penerangan serta pencerahan kepada pikiran kita.




Nampaknya dalam perjalanan seseorang manusia maupun umat atau bangsa, diperlukan adanya suatu kepercayaan atau pegangan yang dapat mereka jadikan dasar pijak yang kokoh untuk dapat melanjutkan kehidupan individu, keluarga, umat maupun bangsa didunia ini.

Apakah Iman itu Penting ? 

Yah pertanyaan diatas seringkali muncul dalam benak kita khususnya jika kita seringkali menghadapi  banyak kenyataan yang terjadi didunia ini yang dialami oleh kita, keluarga kita, lingkungan kita yang seringkali diluar jangkauan dan daya tangkap kita sebagai manusia. Kita seringkali merencanakan sesuatu  namun seringkali yang terjadi adalah berbeda dengan yang kita kehendaki atau rencanakan.  Misalnya mengenai umur dari, seorang Insan tidak dapat kita prediksi sampai  kapan dan dimana  serta umur berapa dia akan berada disekitar kita. Lepas daripada rasionalisasi kesehatan dan sebab-sebab kematian karena terganggunya fungsi tubuh manusia tersebut untuk dapat melanjutkan kehidupannya, yang jelas jika ajal dan kematian itu sudah tiba, manusia tersebut pada kenyataannya sudah tidak dapat kita temukan lagi dalam kehidupan kita sehari-hari.

PERTANYAAN YANG SERINGKALI MUNCUL

Dengan demikian pertanyaan yang muncul adalah kemana insan manusia tersebut yang telah meninggal  tersebut. Apakah dia menghilang begitu saja tanpa jejak dan tanpa ada kelanjutannya lagi.  Contoh yang paling nyata adalah jika Orang tua kita sudah meninggal dunia, kemanakah orang tua kita tersebut ?  Apakah kita berkeinginan untuk dapat ketemu oranga tua kita tersebut ?  Memamg setelah mereka dikubur kedalam tanah dengan upacara penguburan kita sudah merasa lega karena kehidupan mereka telah selesai dan kita sebagai manusia telah melaksanakan tugas mengubur mereka. Namun pertanyaan dasar yang muncul adalah bagaimana jerih payah mereka yang telah membesarkan dan membiayai kita sekolah hingga mencapai suatu ketrampilan maupun keahlian atau gelar. Bagaimana dengan karier mereka  yang telah mereka rintis maupun rejeki baik rumah dan segala macam perlengkapan hidup yang telah mereka bangun selama hidupnya. Apakah semua itu hilang begitu saja tanpa bekas dan jejak maupun kelanjutan ?


Explorasi JAWABAN

Nah mau tidak mau senang atau tidak senang kita terpaksa harus mencari dan mengekplorasi data dan informasi untuk dapat memberikan jawaban atas pertanyaan diatas. Salah satu hasil penelusuran yang telah dilakukan oleh pendahulu kita sesuai dengan jaman dan masanya dapat kita temukan dari peninggalan informasi dan jawaban ajaran maupun kitab yang ditinggalkan oleh mereka ini.  Pendahulu tersebut dapat berupa pemikir pada jamannya, maupun orang bijak serta para Rasul dimana kita dapatkan datanya dari buku atau sumber data yang telah dimuat dalam tulisan yang dapat kita baca hingga saat ini.

Pentingnya IMAN atau Kepercayaan

Dalam tulisan maupun karangan buku maupun tulisan yang kita baca dan peroleh,  terindikasi bahwa  masalah  Iman atau Kepercayaan tersebut memang sangat penting, karena kita sebagai manusia memerlukan suatu pegangan dan pedoman yang dapat membuat hidup kita  tidak terombang ambing tidak karuan. Sebagai orang yang mempunyai perasaan, pikiran tentunya informasi itu haruslah kita teliti secara benar sumber maupun datanya dimana seharusnya sumber itu bisa diperoleh dari setiap manusia yang dilengkapi dengan peralatan yang memang ditanamkan dalam diri setiap manusai tersebut oleh Yang Menciptakan Kehidupan dan Kematian ini.

Sebagai manusia yang diberikan perlengkapan untuk mengespklorasi, maka tentunya kita akan punya keinginan bahwa Keimanan itu ditanamkan oleh Sang Maha Pencipta kepada setiap insan yang memang berada dan hidup didunia ini. Informasi mengenai keimanan tersebut jika tidak ditanamkan dalam setiap diri insan manusia tersebut tentunya haruslah dapat kita peroleh dari Sang Maha Pencipta tersebut sebagai sumber dari segala sumber apapun yang diciptakan atau tercipta didunia yang nyata ini. .

Karena kita sebagai manusia berada didunia ini setelah dilahirkan oleh ibu kita, maka pertanyaan atas jawaban tersebut akan kita peroleh pertama kali dari Ibu maupun Bapak kita serta lingkungan dimana kita terlahir dan berada dan dibesarkan. Kita tidak mungkin terlahir disuatu tempat yang hampa, sehingga jika kita terlahir dalam suatu kehidupan dimana semua mempunyai kepercayaan animisme maka kita juga akan dibesarkan dan terdidik dan terbentuk dengan sisteim animisme tadi. Begitu juga jika kita hidup di Negara atau tempat dimana ditempat tersebut tidak ada sistim kepercayaan apapun, maka kita akan terdidik dan dibesarkan dalam alam dan lingkungan sebagaimana apa adanya tersebut.

Jakarta 10 Januari 2010
Agung Supomo Suleiman


No comments:

Post a Comment