Saturday, April 23, 2011

Tidak boleh Ragu

Keimanan kita kepada ALLAH sebagai Maha Penolong, Maha Mendengar dan Maha Kuasa tidak boleh ragu2 sedikitpun. Memang untuk membangun rasa keyakinan ini kita memerlukan proses jatuh bangun berkali-kali baik  ujian terkait dengan karier, profesi  dan rejeki kita dimana jika kita sabar dan tekun serta berusaha untuk menghindari apa yang dilarang oleh ALLAH,  maka Insya ALLAH janji ALLAH yang banyak terdapat dalam Al Quran akan menjadi kenyataan dan terasa sedikit demi sedikit ada hasil jika memang ALLAH menghendaki .

Hal ini akan dirasakan oleh setiap insan manusia yang diciptakan oleh ALLAH dengan kadar yang berbeda satu dengan lainnya.  Janji ALLAH itu benar dan tidak sama dengan janji syetan atau yang membujuk hawa nafsu kita,  dimana janji syetan adalah bohong dan penuh dengan khayalan yang tidak nyata.   

Untuk mendeteksi hal ini tentunya masing-masing mahkluk ALLAH mempunyai pengalaman yang unik dan khas dengan pribadi maupun pengalaman perjalanan hidup yang mewarnai kehidupan serta membentuk kepribadian serta kharakter dari orang tersebut.  

Adapan kapan waktunya yang tepat untuk dapat merasakannya, harus kita amati khususnya jika kita sedang berusaha untuk mendekatkan diri kita kepada ALLAH Yang Maha Dekat kepada kita. 

Jika kita sedang naik rasa keimanannya maka kita harus bersyukur kepada ALLAH, karena disaat ini, kita misalnya sedang rajin sholat malam tahajud dan mendengarkan  alunan Al Quran melalui Digital AL Quran, dan dikala pagi atau siang hari rajin dan berusaha untuk mencari Karunia Rejeki dari ALLAH untuk kelangsungan hidup kita, ditempat profesi atau lahan kita berusaha untuk mendaptkan Rejeki dari ALLAH. 

Memang cobaan sangat banyak dan kadangkala kita tidak sangka kapan datangnya cobaan maupun karunia rejeki dari ALLAH. Namun jika kita tetap sabar dan berusaha untuk senantiasa bertaqwa kepada ALLAH, Insya ALLAH anda tidak sangka sama sekali Outputnya yang kadang-kala kita tidak dapat menangkap dengan akal pikiran kita yang normal.

Hal ini adalah disebabkan dalam kehidupan nyata kita ada dimensi Akal Manusia, namun pada saat yang bersamaan jika kita Yaqin akan adanya Pertolongan ALLAH sesuai dengan firman NYA dalam Al Quran,  maka terdapat dimensi ALLAH dimana ALLAH berfirman jika kita beriman dan bertawakal kepada ALLAH, maka ALLAH sebagai Maha Penolong, Maha Halus,  Maha Melihat, Maha Mendengar  akan memberikan pertolongan dan pelajaran kepada diri kita baik melalui ujian dan cobaan maupun Karunia Rejeki ALLAH dari tempat yang kita tidak duga sebelumnya datang kapan dan dari mana ?   

Inilah pengalaman pribadiku yang aku hendak berbagi dengan sesama penghuni Dunia yang semuanya hanya ada karena memang Diciptakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta Langit dan Bumi dan segala apa yang ada diantara keduanya.   

Sedang berkunjung di Surabaya , 23  April 2011    
Agung S.Suleiman
   

No comments:

Post a Comment