Sunday, June 20, 2010

Mengenal ALLAH

Yah tadi subuh di Mesjid ceramahnya adalah Marifat atau kata dasarnya arif. urf, taruf, tarif,araf,tarifa. Tentunya kata tersebut adalah bahasa arab. Jika sering mendengarkan Digital AL Quran, kadangkala kita bisa mengerti hal ini karena kata dasar satu namun bisa berubah dari rif menjadi ruf  terkait bahasa Arab ini. Memang sangat menarik jika kita membiasakan diri untuk secara ritun mendengarkan Digital AL Quran dimana sambil mendengerkan bahasa Arab dari Al Quran kita sekaligus membaca terjemahannya tafsir dalam bahasa Indonesia atau Inggris, sehingga kita terbiasa mendengarkan bahasa arab di kuping kita.

Kembali ke topik semula, menurut Ustad Furqon pengertian dari arif ini  mempunyai berbagai arti tergantung dari konteks pembicaraannya. bisa berarti mengetahui, mengenal, mengakui. Yang jelas diperlukan suatu renungan yang dalam atas pemahaman atau bacaan kita atas sesuatu hal.

Menurut beliau hal ini adalah penting dan memerlukan suatu proses dengan melibatkan rasa, pengetahuan ilmu, kesadaran kita berusaha untuk mampu menandai sesuatu secara mendekati makna melalui tanda-tanda yang kita dapat rasakan.Yang dapat saya resap  dari penerangan Ustad adalah bahwa kita harus berusaha memulai segala sesuatu dengan berusaha melibatkan ALLAH sebagai Maha Pencipta didalam melaksanakan sesuatu didunia ini. Menurut Ustad Furqon AL Faruqi yang adalah IR dari ITB kita mendasarkannya kepada Surat Al Alaq. Dimana kita membaca dengan nama ALLAH dan menyertakan ALLAH. Semua sumber makna haruslah kita kembalikan kepada ALLAH sesuai dengan konteksnya. Kita sebagai Umat Muslim tentunya mendasarkan pada sumbernya yaitu AL Quran dan hadist. 

Menurut Ustad asal makna AL Quran bukanlah adat istiadat Arab, karena pada kenyataannya isi dari Al Quran adalah untuk memperbaiki Akhlak dari bangsa Arab jahiliah dizamannya Nabi Muhammad.S.A.W. Jadi bukan keturunan yang ditekankan melainkan adalah Akhlak manusia yang harus diperbaiki. 

Nah kembali kepada topik pembicaraan kita, Ustad Furqon melakukan pendekatan lewat Metode membaca sesuai dengan Surat AL LAQ .  Dengan membaca secara benar, kita akan mendapatkan atau merasakan adanya indikasi kita mulai mengenal ALLAH sebagai Pencipta kita. Proses untuk memahami atau memaknai sesuatu secara benar melalui proses perasaan, ilmu, pengkajian, kesadaran akan menemukan suatu kesadaran berdasarkan suatu perenungan yang tentunya harus mendasarkan kepada Petunjuk dari ALLAH. Itulah sebabnya kita setiap sholat  dalam bacaan AL Fatiha kita meminta untuk diberikan Huda atau petunjuk dari ALLAH  Yang Maha Pengasih

Memang senang  mendapatkan pencerahan dari seorang yang wawasannya luas. Kita dipaksa untuk berpikir dan merenung secara kritis dan positif. Kita tidak boleh berprasangka salah kepada ALLAH karena kekurangan pahaman kita. Untuk hal tersebut kita harus senantiasa berusaha untuk menyertakan ALLAH dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bagi diri kita masing-masing kadangkala kita dapat merasakan kehadiran pertolongan ALLAH dalam keadaan kita telah benar-benar kepepet,  dimana bagi orang yang tidak lagi bekerja sebagai karyawan yang berpenghasilan tetap tentunya adalah masalah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Misalnya jika kita membutuhkan pekerjaan dari Customer kita,  kita dapat merasakan adanya rejeki pekerjaan yang kita tidak duga-duga datang dari Customer yang kita tidak sangka-sangka. Tadinya kita mengharapkan dari Customer atau calon Klien yang kita sedang berhubungan mencari Proyek bersama misalnya, namun  ternyata pada kenyataannya seringkali datangnya justru dari sumber Customer yang kita tidak duga sebelumnya.

Disinilah kita seringkali dapat merasakan atau mengindikasikan adanya Pertolongan dari ALLAH didalam memberikan kita rejeki yang diperoleh melalui Customer atau Klien kita ini yang mendapat sumber informasi mengenai profesi kita dari kawan kita yang pernah berhubungan dengan kita.  Namun perlu kita sadari bahwa pertolongan dari ALLAH biasanya adalah pertolongan pembukaan pertama, dimana selanjutnya kita sendiri sebagai manusia harus berusaha untuk melakukan pemeliharaan baik dalam memberikan service yang bagus dan cepat jangan basi, maupun cara berkomunikasi kita harus kita tata sedemikian rupa sehingga tidak merusak hubungan komunikasi dengan Customer kita.

Demikian proses kesadaran untuk mengenal batasan mana Pertolongan dari ALLAH dan batasan mana manusia harus berusaha dapat kita indikasikan dan rasakan dalam kesadaran keseharian kita berjuang untuk mencari karunia ALLAH selama kita dizinkan ALLAH  berada didunia yang sementara ini untuk kemudian kita akan meninggalkan dunia ini jika ALLAH telah memanggil kita untuk selanjutnya kita menanti kehidupan di AKHIRAT yang lebih Kekal dan Abadi sesuai dengan tuntunan dari AL Quran sebagai pedoman hidup kita bagi yang menganut agama Islam.  

Kita harus menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat ini, agar kita jejak didunia namun jangan lupa bahwa dunia ini hanya sementara dan merupakan sawah kita untuk menuju kehidupan selanjutnya di Akhirat. Kesadaran ini harus kita pupuk dan tanam dengan salah satu cara  bagi umat Islam adalah sering mendengarkan Digital AL Quran dan mendengarkan ceramah dari para ustad dekat mesjid rumah kita  agar kehidupan kita dalam mencari karunia ALLAH dibuat sadar oleh ALLAH melalui petunjuk dan bimbingan ALLAH.  .        

No comments:

Post a Comment